SuaraBanten.id - Syafrudin-Subadri atau S2 telah memimpin Kota Serang selama dua tahun. Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Budi Rustandi beberkan hasil kinerjana.
“Masih banyak PR di tengah pandemi ini prioritas yang belum tercapai peningkatan PAD (Pendapat Asli Daerah), termasuk pelayanan publik lalu lapangan pekerjaan,” ujar Budi kepada awak media di Gedung DPRD Kota Serang, dilansir laman Bantenhits, Kamis (10/12/2020).
Budi memberikan masukan bahwa kepala daerah segera berbenah dalam rangka memberikan kenyamanan dan mempermudah perijinan, agar investor yang akan masuk ke Kota Serang lebih mudah.
“Lulus kemarin juga belum bekerja sudah ada lulusan lagi, kuncinya negara kuat pemerintah kuat kalau masyarakat semua punya uang jadi harus ada fasilitas kerjanya, bagaimana menciptakan uang berarti investasi dalam rangka menampung pekerjanya,” paparnya.
Dua tahun kepemimpinan S2, Budi hanya memberikan nilai 6 belum, dua tahun ini sebagai pembelajaran di kepemimpinan S2 di ibu kota Provinsi Banten.
“Ada perubahan dikit, ya harus maksimal lagi, program sudah ada yang jalan cuma terkait tempat hiburan,” jelasnya.
Jabatan sebagai legislatif, diakui Budi tidak mempunyai banyak wewenang terkait masih maraknya tempat hiburan malam di kota yang bertajuk Kota Madani ini.
“Kalau saya punya kewenangan saya akan tutup, legislatif hanya bisa mengawasi menutup itu Wali Kota, Satpol PP eksekutif lah, tahun depan berharap Pak Wali Kota (Syafrudin, red) lebih gereget lagi,” tukasnya.
Baca Juga: Kerumunan Massa Kerbau Cup, Wali Kota Serang: Nanti Saya Panggil Camatnya
Berita Terkait
-
Syafrudin Minta Gubernur Banten Evaluasi APBD Pemkot Serang 2021, Ada Apa?
-
Rumah Isolasi Rusunawa Pemkot Serang Kini Sudah Berisi Pasien COVID-19
-
Wali Kota Serang Bubarkan Apel Akbar Ribuan Massa Pro Habib Rizieq
-
Renovasi Masjid Agung, Pemkot Serang Siapkan Anggaran Rp 60 Miliar
-
Soroti Kasus Corona, Walikota Serang Minta Masyarakat Tidak Kucilkan Pasien
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak
-
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video