SuaraBanten.id - Tangerang Selatan masuk dalam Zona merah COVID-19 menjelang hari pencoblosan Pilkada Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2020) besok. Selain Tangsel, Kota Tangerang juga zona merah.
Hal itu dicatat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten. Hanya saja dua kota dan kabupaten yang juga gelar pilkada serentak masuk zona oranye. Mereka adalah Kota Cilegon dan Kabupaten Serang.
Masuknya Kota Cilegon dan Kabupaten Serang di zona oranye atau resiko sedang penyebaran Covid-19, menjadikan jumlah kabupaten/kota yang masuk zona tersebut menjadi enam wilayah.
Di mana empat daerah lainnya yang masuk zona oranye yakni Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan, dari data yang masuk kasus positif atau kasus konfirmasi (KK) di Kota Cilegon mencapai 1.333 kasus, dengan rincian, 89 orang masih dirawat, 1.194 orang sembuh dan 50 orang meninggal.
“Untuk kasus positif di Kabupaten Serang hingga saat ini mencapai 1.037 kasus. Untuk rinciannya, 287 masih dirawat, 721 pasien sembuh dan 29 meninggal,” katanya, Senin (7/12/2020).
Untuk kasus di Kota Tangerang hingga saat ini berjumlah 3.205, dengan rincian, 2.712 pasien dinyatakan sembuh, 412 masih dirawat dan 81 meninggal. Jumlah kasus positif di Kota Tangsel sebanyak 3.011 dengan rincian, 2.441 orang sembuh, 436 orang masih dirawat dan 134 meninggal.
Positif Corona akan didatangi KPPS
Calon pemilih Pilkada Tangerang Selatan yang positif COVID-19 dan tengah menjalankan isolasi mandiri akan didatangi petugas KPPS. Jumlahnya ada 45 orang.
Baca Juga: KPPS Tangsel Dipecat Kasih Bingkisan Benyamin-Pilar ke Sejarahwan Bonnie
Mereka ada di rumah lawan Covid (RLC-19), Ciater, Serpong. KPPS akan ke sana.
Koordinator Bidang Penanganan Satgas Covid-19 Tangsel, Suhara Manulang menyebut sebanyak 92 pasien positif Covid-19 tengah melakukan isolasi. Dari jumlah tersebut, ada 45 orang yang memiliki hak suara untuk Pilkada Tangsel.
“Jumlah pasien di RLC-19, Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan berjumlah 92 orang, itu semua statusnya konfirmasi positif. Untuk yang punya hak pilih tanggal 9 Desember adalah 45 orang,” ujar Suhara, Senin (7/12/2020).
Meski begitu, untuk menentukan nasib 45 pasien positif Covid-19 agar dapat menyalurkan hak suaranya pada pencoblosan nanti, RLC-19 koordinasi dengan KPUD Tangsel.
“Sudah koordinasi dengan KPU dan KPPS, nanti ada TPS di RLC,” jelas Suhara Manulang.
Sementara saat dikonfirmasi terpisah, Komisioner KPUD Tangsel, Ajat Sudrajat menyampaikan, pihaknya nanti akan menerjunkan KPPS untuk hadir di RLC-19. Hal itu lantaran untuk melayani pasien Covid-19 yang tengah melakukan isolasi.
Berita Terkait
-
Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Terungkap! Skandal Pelecehan Seksual di Klub Sepatu Roda Tangsel, Korbannya Anak 16 Tahun
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Tangsel?
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Satu Tahun Ratu Zakiyah-Najib, Program Pendidikan dan Kesehatan Tuai Apresiasi Dewan
-
PAN Cilegon Siapkan Strategi Menang Pemilu 2029, Fokus Konsolidasi hingga Pendataan Relawan
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang