SuaraBanten.id - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kapok memberikan izin keramaian karena justru bisa memicu kerumunan di tengah pandemi virus corona saat ini. Ia bahkan menyatakan tidak akan memberikan izin apapun kegiatan.
Keputusan itu imbas dari membludaknya peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Jailani yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Sukamantri, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (29/11/2020) lalu.
“Dengan adanya keramaian kemarin, kami tiadakan dan tidak perbolehkan lagi izin keramaian apapun itu syaratnya,” kata Bupati Zaki dalam keterangan tertulis yang diterima, sebagaimana dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Kamis (3/12/2020).
Menurut Zaki, pihaknya juga akan menerapkan denda terhadap pihak pelaksana karena telah melanggar protokol kesehatan Covid-19.
Seperti jaga jarak, penggunaan masker, dan melebihi kapasitas yang telah disepakati yakni 1.500 jemaah.
"Setelah ini kita adakan rapat lagi, lalu kita akan melakukan penilaian berapa denda yang akan dikenakan karena sudah melanggar aturan sesuai surat keputusan," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Seru! Saling Cecar Putri Wapres Vs Petahana di Debat Pilkada Tangsel
-
Kerumunan Massa Kerbau Cup, Wali Kota Serang: Nanti Saya Panggil Camatnya
-
Urat Nadi Pecah, Buruh Pabrik Tangerang Tewas Membusuk di Kontrakan
-
Penjambretan Marak di Karang Tengah, Korban Kebanyakan Petugas Kebersihan
-
Wow, Ada Rumah Hobbit di Tangerang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan