SuaraBanten.id - Nahkoda kapal yang mengalami kecelakaan hingga memakan korban meninggal dunia 3 orang di Bendungan Cikoncang, Minggu (25/10/2020) resmi ditahan Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Pandeglang.
Kasat Polair Polres Pandeglang, AKP Dwi Hary Bagio mengatakan, usai mendalami kasus dengan pemeriksaan lokasi hingga saksi, disimpulkan bahwa kapal tenggelam akibat menabrak batang kayu dan kelebihan muatan.
“Setelah kami cek dan memeriksa saksi, perahu tersebut sebelum terbalik, membentur sesuatu di dalam air yang diduga bekas tunggak pohon sehingga hilang keseimbangan ke arah kiri hingga terbalik ditambah perahu tersebut kelebihan muatan,” kata Dwi pada BantenNews.co.id (jaringan Suara.com), Jumat (30/10/2020).
Polisi juga menemukan fakta lain dalam pendalaman kasus ini, yakni adanya unsur kelalaian dari nahkoda kapal seperti tidak menyiapkan sarana keselamatan jaket keselamatan atau ring boy dan kapal melebihi muatan.
Selain itu, nahkoda didapati tidak berhati-hati saat membawa perahu padahal di tengah bendungan masih banyak terdapat tunggak pohon sehingga membahayakan perahu saat melintas.
“Kami sudah lakukan penahanan terhadap nahkoda perahunya. Dari hari kemaren sudah ditahan, nahkoda berinisial G sudah di rumah tahanan di Polres,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, akan memanggil sejumlah saksi lagi guna menguatkan bukti bahwa kapal melebihi batas kapasitas penumpang.
“Tambahan saksi baru kami minta ke kepala Syahbandar terkait kapasitas perahu kincang tersebut menurut aturan berapa orang. Saksi dari Syahbandar yang akan kita mintai keterangannya terkait kapasitas perahu kincang,” tambahnya.
Baca Juga: Mal Pelayanan Publik Pandeglang Ditutup karena 2 Pegawai Positif Corona
Berita Terkait
-
2 Pegawai Positif Covid-19, Pelayanan MPP Pandeglang Dipindah Sementara
-
Mal Pelayanan Publik Pandeglang Ditutup karena 2 Pegawai Positif Corona
-
Perahu Wisata Terbalik, Balawisata: Kapal Kapasitas 10 Diisi 28 Penumpang
-
Detik-detik Perahu Wisata di Pandeglang Terbalik Tewaskan 3 Penumpang
-
Ini Detik-detik Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang Lebak
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
BPBD Kabupaten Tangerang: 10.000 KK Terdampak Banjir, Kosambi Jadi Wilayah Terparah
-
BNN Obrak-Abrik Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang: Waspada, Bahan Baku Ternyata Dibeli Online!
-
LSPR Bawa Anyaman Bambu Buniayu Tangerang Go Internasional
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta
-
Tanggapi Penolakan Sampah Tangsel, Sekda Banten: Kota Serang Harus Diskusi dengan Warga