SuaraBanten.id - Bayi perempuan yang ditemukan warga Desa Kaliasin Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang di pemakaman keramat kampung sudah dalam perawatan bidan setempat.
Bahkan, bayi yang baru lahir tersebut banyak yang sudah mengantre untuk mengadopsinya. Hal ini dituturkan, Kholid (30) warga RT 03/RW 02 Kampung Kaliasin.
“Banyak bang yang mau adopsi. Termasuk juga saya mau, kata Bidan Ani banyak yang minat. Saya kelokasi bidannya saja dipenuhi banyak orang,” ujar Kholid, melansir Bantennews (jaringan Suara.com).
Pria yang juga menjabat Ketua KNPI Kecamatan Sukamulya ini mengaku bersyukur bayi tersebut dalam keadaan sehat dan mendoakan agar ia bisa tumbuh sehat hingga dewaa.
“Yang penting bayinya sehat dan selamat. Semoga dia tumbuh sehat dan rejekinya banyak," ujarnya.
Sebelumnya disampaikan, warga Desa Kaliasin Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang dibuat kaget dengan penemuan bayi berlumur darah di dalam kardus, Kamis (22/10/2020).
Bayi tersebut kali pertama ditemukan warga setempat di Psebuah makam keramat yang berada dalam kompleks pemakaman Umum Kecamatan Sukamulya pada pukul 08.00 WIB.
Berita Terkait
-
Polisi Buru Pelaku Pembuang Bayi dalam Kardus di Segedong
-
Hari Santri, Kasus Covid-19 di Pondok Pesantren Provinsi Banten Meningkat
-
PSBB Kota dan Kabupaten Provinsi Banten Diperpanjang Hingga November
-
Bayi Berlumur Darah Ditemukan di Kuburan Keramat, Diduga Dibuang Orang Tua
-
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Kuburan, Warga Sukamulya Geger
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat