SuaraBanten.id - Penemuan mayat perempuan telanjang yang terbungkus karung di rumah kontrakan di Kampung Kebantenan, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten menggegerkan warga setempat.
Dilansir dari Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), berdasarkan keterangan tetangga korban bernama Imei (37), awalnya dirinya mencium bau busuk yang menyengat dari kamar sebelahnya itu.
Dia mengira bau tersebut hanya bangkai tikus atau bangkai binatang biasa. Namun, bau tersebut dirasakannnya tidak hilang-hilang selama tiga hari, bahkan semakin lama semakin menyengat.
Tak hanya itu, dari kamar kontrakan tetangganya itu pun keluar banyak lalat-lalat dari lubang angin. Hal itu menjadi tidak biasa.
Mencium bau tersebut, sontak Imei pun melaporkannya ke RT/RW setempat serta kepolisian. Benar saja, setelah kamar di sebelahnya itu didobrak ditemukan mayat yang sudah membusuk.
Diceritakan Imei, sebelum peristiwa tersebut korban yang bernama Haryati mempunyai pacar bernama MN yang setiap hari datang dan tidur bersama korban di kontrakan tersebut.
Namun teman MN pun, kata Imei, yang bernama Sigit sering mengunjungi MN dan tidur bertiga di kamar tersebut.
Ia mengungkapkan, pada hari Kamis lalu, kontrakan sebelahnya itu yang biasanya ada aktivitas orang tiba-tiba berubah sepi. MN pun mengunci kamar kontrakan itu.
“Yang saya tahu sih pas udah kecium bau busuk itu, nah temennya MN si Sigit ini masuk ke dalam dengan mencongkel jendela. Dia ngambil barang-barang gitu terus pergi lagi. Saya gak tau dia di dalam itu ngapain. Kalo MN kayaknya pulang ke kampungnya di Jawa. Tapi saya sih yakin MN tersangkanya,” ungkap Imei, Rabu (26/8/2020).
Baca Juga: Rekan Terduga Pembunuh Janda di Pondok Aren Dibawa Polisi, Berstatus Saksi
Menurut Imei, status korban adalah janda, sedangkan MN adalah seorang satpam di salah satu perumahan dekat lokasi TKP. Dikabarkan, MN pun sudah mempunyai istri di kampungnya.
“Jadi kayaknya memang mereka berdua ini statusnya belum menikah, tapi kalau perkiraan saya si korban ini hamil duluan lalu minta bertanggung jawaban. Ya gak tau juga sih," katanya.
"Saat pertama dibongkar itu kontrakannya, dari ruang depan sampai belakang ada darah di situ. Tapi anehnya saya gak denger apa-apa saat korban ini dibunuh,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Pondok Aren AKP Riza Sativa mengaku masih mengembangkan kasus tersebut.
Saat ini pihak kepolisian, kata Riza, sedang memeriksa teman MN yaitu Sigit. Sementara MN masih dalam pencarian.
“Masih kita kembangkan dulu ya, kalau untuk berita acara belum dapat kami sampaikan kan. Tapi yang pasti masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan terhadap yang bersangkutan. Sampai saat ini kami masih mintai keterangan ke yang bersangkutan terkait hal tersebut,” terang Riza.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Mayat Dalam Karung di Tangsel, Sering Menginap Bersama 2 Pria
-
Rekan Terduga Pembunuh Janda di Pondok Aren Dibawa Polisi, Berstatus Saksi
-
Mayat Perempuan Telanjang Diduga Dibunuh, Polisi Buru Teman Dekat Korban
-
Janda Muda Tewas di Pondok Aren Tinggal Bersama Pria Beristri di Kost
-
Banyak Sajam di Kos, Mayat Wanita Bugil Terbungkus Selimut Diduga Dibunuh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang