SuaraBanten.id - Warga Kampung Maruga, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang dihebohkan dengan kemunculan sebuah pohon pisang di wilayah mereka.
Ada yang tak lazim dari penampakan pohon pisang milik salah satu warga tersebut.
Bila pada umumnya pohon pisang hanya memiliki satu jantung, pohon pisang di Kampung Maruga memiliki tiga jantung.
Sontak, pohon yang tumbuh di area kebun kacang itu menarik rasa perhatian warga.
Sejak sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, banyak warga yang penasaran ingin menyaksikan langsung kemunculan pohon pisang yang tak lazim tersebut.
Salah satunya Rahmat Heldy, YouTubers yang sempat mengabadikan penampakan pohon pisang berjantung tiga tersebut, dan menilai hal itu sebagai sesuatu yang unik dan jarang ditemui.
"Ini memang unik, dan semoga dapat menghibur warga yang penasaran ingin menyaksikan melalui tayangan saya," ujarnya, Kamis (28/5/2020), dilansir dari Banten News—jaringan Suara.com.
Supeni, pemilik pohon pisang jenis ambon berjantung tiga tersebut, mengaku baru mengetahui bahwa salah satu pohon pisangnya memiliki jantung tiga pada 15 hari yang lalu.
"Sejak saat itu orang-orang pada mau lihat, mungkin sudah ada ribuan yang datang ke sini, sampai kebun kacang rusak (terinjak)," ungkapnya.
Baca Juga: Arus Balik: Pendatang Masuk Kota Bekasi, Siap-Siap Dikirim ke Rumah Singgah
Supeni berharap, pemandangan unik dan tak lazim dari pohon pisang berjantung tiga miliknya tersebut bisa menghibur warga di tengah pandemi virus Corona.
Berita Terkait
-
Edarkan 857 Butir Tramadol dan Heximer, Pelaku Berkedok Usaha Kosmetik
-
Stres Skripsi Nggak Kelar-kelar, Mahasiswa Bina Bangsa Gantung Diri
-
Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk, Nenek Sumi Tak Pernah Tersentuh Bantuan
-
Diduga Stres Susun Skripsi, Mahasiswa UNIBA Nekat Gantung Diri
-
Tak Peduli Ada Larangan, Pantai di Pandeglang dan Serang Ramai Dikunjungi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi