SuaraBanten.id - Meski Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah dirayakan di tengah pandemi Corona, namun tak membuat warga yang ingin mengunjungi tempat wisata saat Lebaran menunda keinginannya. Kondisi tersebut terlihat di kawasan pesisir pantai kawasan Provinsi Banten.
Pada H+1 Lebaran 2020, kawasan pesisir seperti pantai yang ada di Carita, Kabupaten Pandeglang dan Pantai Anyer, Kabupaten Serang malah ramai dikunjungi wisatawan.
Padahal sebelumnya, pemerintah daerah setempat menyatakan seluruh objek wisata di Banten ditutup selama dua pekan, terhitung 20 Mei- 3 Juni 2020. Penutupan tersebut merujuk Surat Edaran Bupati Serang dan Bupati Pandeglang.
Ketua Balawista Banten Ade Ervin melaporkan kepadatan di sejumlah objek wisata pantai di Banten yang paling banyak dikunjungi berada di Kabupaten Pandeglang.
“Berdasarkan pantauan dan monitoring dilapangan dapat dilaporkan sejumlah destinasi wisata dikunjungi wisatawan. Di Pandeglang yang paling banyak dikunjungi yakni Pantai Karangsari,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com-jaringan Suara.com pada Senin (25/5/2020).
Menurut Ade, relawan Balawista setiap saat memberikan informasi terkait kondisi kepariwisataan salah satunya adalah monitoring jumlah kunjungan. Terkait kesiapan Balawista saat Idulfitri kali ini, Ervin mengakui pihaknya tidak melakukan penyiagaan anggota secara khusus, karena tidak memiliki anggaran operasional.
“Balawista tahun ini tidak ditugaskan secara khusus karena dampak refocusing anggaran pada leading sektor kami, namun demikian balawista tetap berusaha memberikan informasi terkini terkait situasi dan kondisi pariwisata kepada masyarakat melalui media,” ujarnya.
Sebelumnya, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo selaku Kasatgasda Ops Ketupat Kalimaya 2020 mengatakan, sebanyak 146 personel jajaran Polda Banten disiagakan untuk melakukan pengamanan di lokasi wisata.
“Personel kami tugaskan untuk melakukan pengamanan dan memberikan imbauan serta sosialisasi terkait adanya surat edaran tersebut kepada masyarakat sekitar atau pun pengunjung” jelasnya.
Baca Juga: Pemkab Pandeglang Disebut Plin-plan Bikin Aturan Buka Tutup Tempat Wisata
Wibowo berharap, para pelaku wisata untuk menindaklanjuti imbauan tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman