SuaraBanten.id - Bertepatan Perayaan Idulfitri 1441 H pada hari kedua, puluhan rumah yang berada di Kampung Patikang dan Lebak Buah Desa Citeurep Kecamatan Panimbang. Peristiwa yang terjadi sejak Senin (25/5/2020) pagi membuat aktivitas warga yang akan bersilaturahmi ditunda.
Warga setempat, Udian mengemukakan, akibat banjir air rob, warga terpaksa memindahkan barang-barang di rumah masing-masing yang tidak digenangi air.
“Air tiba-tiba masuk ke rumah kami sekitar pukul 07.00 Wib. Ada sekitar 50 rumah mah yang terendam,” kata Udin seperti dilansir Bantenhits.com-jaringan Suara.com.
Menurutnya sudah dua hari belakangan, air laut kerap pasang. Namun, selama itu tidak sampai naik ke rumah warga yang berada di dekat muara.
“Kami kebanjiran pasang rob dan ini paling terparah sepanjang tahun. Kami khawatir ada banjir rob susulan,” ujarnya.
Sementara Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Citeureup Ahmad Zulkarnaen mengatakan, parahnya banjir air rob tersebut lantaran di tahun ini genangan airnya lebih luas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Ini banjir rob terbesar tahun ini bahkan lebih meluas ke pemukiman warga lainnya, dan ini menjadi PR agar kedepan bagaimana bisa mengantisipasi hal ini supaya tidak terjadi lagi,” katanya.
Berita Terkait
-
Pemkab Pandeglang Disebut Plin-plan Bikin Aturan Buka Tutup Tempat Wisata
-
Banjir Rob Rendam Rumah Warga di Padangpariaman
-
Rekreasi di Masa Pandemi, Warga Berkerumun Beri Makan Rusa di Istana Bogor
-
Kades Dikeroyok karena Larang Salat Ied, 19 Jemaah Masjid Jadi Tersangka
-
Warga Jogja Banyak yang Salat Id di Rumah, Alun-Alun Sepi
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa
-
Masih Berasap, Basarnas Lakukan Pendinginan KMP Batumandi, 89 Kendaraan Diduga Ikut Terbakar
-
16 Penumpang KMP Batumandi Terbakar Alami Luka, Ada yang Patah Tulang dan Gangguan Pernapasan
-
KMP Batumandi Terbakar Bawa 420 Penumpang dan 89 Kendaraan, Dirut ASDP Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
KMP Batumandi Terbakar, Tiga Tugboat PT PCM Bantu Pemadaman dan Evakuasi Penumpang