SuaraBanten.id - Banjir yang melanda sejumlah Kecamatan di Kota Cilegon pada Senin (4/5/2020) kemarin, membuat puluhan rumah rusak. Salah satu daerah yang terdampak parah berada di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.
Posisi lokasi Kelurahan Gerem diketahui berada di bawah kaki Gunung Watu. Selain dihantam derasnya air, material longsoran pun turut memasuki pemukiman penduduk sehingga mengakibatkan sekitar 11 rumah rusak.
Tokoh pemuda Lingkungan Gerem Kagungan, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol Saihul Ikhsan (24) mengatakan, saat ini masyarakat bergotong royong membersihkan puing-puing longsoran dengan alat seadanya. Sehingga sangat membutuhkan adanya alat berat.
"Kita gotong royong dari pagi. Ini kita lakukan manual, pakai cangkul dan alat seadanya. Saya pikir kalau pakai alat yang baik akan cepet selesai," ucapnya saat sedang membersihkan salah satu rumah warga yang terkena longsoran pada Selasa (5/5/2020).
Menurutnya, proses pembersihan puing-puing material longsoran dengan cara manual akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Berbeda jika itu dilakukan dengan menggunakan alat berat.
"Kita sempat dijanjikan ekskavator, tapi sampai sore hari ini nggak datang-datang. Kalau secara manual bisa lebih seminggu ini, karena sebetulnya kita butuh alat berat, kalau pakai alat berat itu sehari dua hari bisalah selesai," ujarnya.
Diakuinya, selain sandang dan pangan. Rasa kemanusiaan dari pemerintah pun sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak banjir di Lingkungan Gerem Kagungan. Sehingga pemerintah bisa benar-benar concern dalam menangani musibah ini.
"Saya pikir yang paling dibutuhkan itu soal kemanusiaan, soal gotongbroyong membantu dan peran pemerintah benar-benar hadir. Karena saya dari kemarin bertanya-tanya. Kehadiran pemerintah itu yang ditunggy, karena kita sendiri bingung dengan kondisi seperti ini," ungkapnya.
Meski merasa khawatir akan terjadi longsor susulan. Namun masyarakat baik rumahnya yang terdampak atau tidak, tetap memilih untuk bertahan di kampung halamannya.
Baca Juga: 2 Mobil Hanyut karena Banjir Bandang di Cilegon Banten Hari Ini
"Pasti khawatir, apalagi semalam sempet hujan dan sempet longsor sedikit. Tapi itu di atas gunung masih ada gundukan tanah merah, yang suatu saat bisa saja longsor. Saya pikir harus mantau langsung lah pemerintah ke sini. Agar bersama-sama menyelesaikan persoalan ini," tukasnya.
Sementara itu, Lurah Gerem Deni Yuliandi meminta agar semua pihak bisa turut serta membantu masyarakat yang terdampak banjir. Terutama soal kebutuhan makanan dan pakaian yang paling dibutuhkan.
"Terutama bantuan yang sekarang dibutuhkan masyarakat itu seperti sandang dan pangan, kalau papan sih bisa bertahap. Tapi sandang dan pangan itu yang mendesak untuk segera dibantu. Mungkin tidak hanya pemerintah, tapi juga donatur-donatur atau perusahaan bisa ikut berpartisipasi membantu," katanya.
Kontributor : Sofyan Hadi
Berita Terkait
-
Belum Usai Corona, Banjir Rendam Ratusan Hunian dan Rumah Sakit di Cilegon
-
Cilegon Masih Banjir Besar Malam Ini, Kendaraan Banyak yang Mogok
-
Cerita Detik-detik Mobil Hanyut dan Rumah Hancur di Terjang Banjir Cilegon
-
Habis Diterjang Banjir, Gerbang Tol Cilegon Barat Beroperasi Kembali
-
Kantor Walikota Cilegon sampai Gedung DPRD Ikut Kebanjiran
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda
-
Jaksa Agung Lantik Puluhan Kajati dan Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkap Posisi Barunya
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI