SuaraBanten.id - Keluarga pemilik rumah yang mengeluarkan hawa panas di Kampung Nelayan 1, Desa Teluk Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang sempat mengaitkan fenomena tersebut dengan mistis. Belakangan warga yang penasaran berdatangan untuk mencoba menempelkan jarinya ke lubang bagian depan rumah milik Maya (55).
Keponakan pemilik rumah, Latif (45) menceritakan, setelah mengecek lokasi kejadian, fenomena tersebut bukan karena mistis. Dia berkesimpulan, fenomena tersebut berasal dari kejadian alam seperti uap yang berasal dari bawah tanah.
"Ibu kan sudah lama tahu ada panas, cuma kan diam-diam saja. Katanya, Tif (menyebut nama Latif) coba lihat itu, takut ada apa-apa saja. Pas saya cek, wah ini mah bukan karena mistis, katanya ini kayak sumber dari alam, kayak ada uap dari bawah tanah itu," kata Latif di lokasi pada Jumat (17/1/2020).
Fenomena langka tersebut mengundang rasa penasaran warga untuk melihat kejadian aneh tersebut. Sejak dua hari lalu, warga berbondong-bondong mendatangi rumah Maya. Hingga beredar informasi, jika warga yang hendak melihat dipungut uang karena hawa panas itu bisa untuk terapi.
Namun hal itu dibantah oleh Latif. Menurutnya, tidak ada pungutan terhadap warga yang datang untuk sekedar melihat-lihat. Diakuinya, isu itu sengaja disebarkan oleh orang yang iseng.
"Enggak ada sih, cuma kemarin katanya siapa tahu ada yang ngasih pengertian. Soalnya (warga) pada masuk ke sini, kadang-kadang kotor, ya buat-buat yang nyapu gitu. Banyak yang komplen wah itu dimanfaatin, padahal mah enggak. Mungkin itu mah orang yang iseng saja," katanya.
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
-
Hawa Panas yang Keluar dari Kampung Nelayan Banten Bau Gas
-
Geger Hawa Panas Misterius Muncul dari Tanah di Pandeglang, Banten
-
Miris, Cerita Korban Tsunami Banten Terserang Stroke di Huntara Sumur
-
Kisah Korban Tsunami Banten Terserang Stroke di Huntara Sumur
-
Kisah Pilu Korban Tsunami Banten Tak Mampu Biayai Pengobatan Anaknya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman