Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:15 WIB
Klinik Pratama PIK Care Medika resmi beroperasi pada Selasa (10/02/2026). Peresmian yang berlangsung sederhana namun khidmat itu dihadiri unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, manajemen PIK 2, pemerintah kecamatan hingga desa. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • Klinik Pratama PIK Care Medika resmi beroperasi pada Selasa, 10 Februari 2026, di Kampung Melayu, Teluknaga.
  • Fasilitas ini merupakan bagian dari program CSR PIK 2 yang menyediakan layanan kesehatan terintegrasi digital.
  • Klinik juga berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi UMKM lokal selain fokus pada pelayanan medis.

SuaraBanten.id - Di kawasan pesisir Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga, akses layanan kesehatan selama ini bukan perkara sederhana.

Warga kerap harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan pemeriksaan dasar. Kini, harapan itu hadir lebih dekat.

Klinik Pratama PIK Care Medika resmi beroperasi pada Selasa (10/02/2026). Peresmian yang berlangsung sederhana namun khidmat itu dihadiri unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, manajemen PIK 2, pemerintah kecamatan hingga desa.

Kehadiran klinik tingkat pertama ini menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PIK 2 di sektor kesehatan. Selain pemeriksaan umum dan medical check-up, klinik juga melayani manajemen penyakit dasar serta sistem pelayanan yang telah terintegrasi digital dan terdaftar di platform Halodoc.

Estate Management Director Agung Sedayu Group, Dr. Ir. H. Restu Mahesa, menyebut sektor kesehatan sebagai komitmen utama CSR PIK 2.

“Salah satu CSR PIK 2 ialah kesehatan, dan kami berharap semoga masyarakat sekitar bisa manfaatkan fasilitas kesehatan ini,” ucap Restu Mahesa.

Ia menjelaskan, pembangunan klinik ini bukan sekadar proyek fasilitas medis, tetapi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar kawasan pengembangan PIK 2.

“Kehadiran Klinik Pratama PIK Care Medika adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Kami ingin memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam sektor kesehatan, agar kualitas hidup warga sekitar semakin meningkat,” ujar Restu Mahesa.

Restu juga menegaskan bahwa klinik ini lahir dari sinergi lintas sektor.

Baca Juga: BRI Wujudkan Komitmen Kemanusiaan Lewat Bantuan Ambulans di Hari Kesehatan Nasional 2025

“Ini merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, pemerintahan tingkat kecamatan, dan juga bantuan dari Apdesi. Adanya klinik ini kesehatan masyarakat makin meningkat dan mudah dapat pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Tak hanya pelayanan medis, klinik ini juga mendorong penguatan ekonomi warga sekitar melalui dukungan terhadap pelaku UMKM.

“Klinik ini tidak hanya fokus pada pelayanan medis, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar melalui dukungan terhadap pelaku UMKM, termasuk pemberian gerobak usaha. Kami berharap keberadaan klinik ini dapat menjadi solusi kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Teluknaga,” ujarnya.

Dari sisi regulator, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Siti Zakiyah, menilai kehadiran fasilitas kesehatan ini akan memperluas jangkauan layanan primer di wilayah pesisir.

“Kami berharap Klinik Pratama PIK Care Medika dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal dan terbaik bagi masyarakat Teluknaga dan Kosambi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya akses layanan berkualitas bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah.

“Saya berharap Klinik Pratama PIK Care Medika bisa mengakses pelayanan kesehatan untuk masyarakat, terutama masyarakat menengah kebawah, untuk bisa dapat akses pelayanan yang berkualitas dan baik,” inginnya.

Direktur Klinik Pratama PIK Care Medika, Badru Hikam Sidik, menyampaikan bahwa operasional klinik sepenuhnya didukung CSR PIK 2, mulai dari tenaga medis hingga fasilitas pendukung.

“Alhamdulillah, kegiatan kami dibantu penuh sama CSR PIK 2, dari tenaga kesehatan, obat, gedung dan lain-lain. Kami sangat berterima kasih kepada CSR PIK 2, yang sudah bantu kami memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa konsep pelayanan dirancang profesional dan ramah masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang ramah, cepat, dan profesional bagi masyarakat Teluknaga. Klinik ini diharapkan menjadi fasilitas kesehatan rujukan pertama bagi warga sekitar,” ungkap Badru Hikam Sidik.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Kampung Melayu Barat, Subur Maryono. Ia menilai klinik tersebut menjawab kebutuhan riil warga.

Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan di wilayah desa akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatannya.

Dengan lokasi yang strategis dan dekat dengan permukiman, Klinik Pratama PIK Care Medika kini menjadi simpul baru pelayanan kesehatan tingkat pertama di Teluknaga, yang memperpendek jarak antara kebutuhan warga pesisir dan akses layanan medis yang layak.

Load More