- Agung Sedayu Group (ASG), melalui program CSR PIK2, menyerahkan enam unit ambulans untuk enam puskesmas di tiap kecamatan pada 7 November 2025.
- Kolaborasi multipihak ini menjadi langkah penting untuk menutup kesenjangan akses layanan medis di sejumlah wilayah.
- Estate Management Director ASG, Restu Mahesa, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penyerahan aset.
SuaraBanten.id - Kebutuhan akan layanan kesehatan yang lebih merata di Kota Serang mendapat dorongan baru dari sektor swasta.
Agung Sedayu Group (ASG), melalui program CSR PIK2, menyerahkan enam unit ambulans untuk enam puskesmas di tiap kecamatan pada 7 November 2025.
Serah terima dilakukan di hadapan Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Ibra Gholibi, Forum CSR Kota Serang, dan perwakilan tenaga kesehatan.
Kolaborasi multipihak ini menjadi langkah penting untuk menutup kesenjangan akses layanan medis di sejumlah wilayah.
Kehadiran armada ambulans baru diharapkan mempercepat penanganan kondisi darurat, terutama dalam proses rujukan pasien dan mobilisasi petugas kesehatan yang selama ini terkendala jarak dan fasilitas.
Estate Management Director ASG, Restu Mahesa, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penyerahan aset.
"Kami ingin memastikan bahwa keberadaan ASG memberi dampak positif yang dapat dirasakan nyata. Bantuan ambulans ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan dan menjadi bentuk dukungan kami bagi kesejahteraan masyarakat Kota Serang," ujar Restu Mahesa.
Sekda Kota Serang menyebut bantuan ini sebagai dukungan konkret bagi peningkatan layanan publik.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Agung Sedayu Group atas kepeduliannya terhadap masyarakat Kota Serang. Bantuan ini akan sangat bermanfaat dalam mendukung kegiatan pelayanan kesehatan, baik untuk rumah sakit, puskesmas, maupun kegiatan tanggap darurat," kata Nanang.
Program ini sekaligus mempertegas komitmen ASG terhadap SDG 3 dan SDG 17, serta perannya dalam pembangunan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: 53 Napi Rutan Serang Mendadak Dipindah Massal, Ada Apa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang