SuaraBanten.id - Warga Pandeglang akan memilih pada 23 September 2020 mendatang untuk menentukan pemimpin mereka lima tahun kedepan. Jelang pesta demokrasi lima tahunan tersebut, sejumlah kandidat sudah mulai bermunculan tak hanya dari kalangan politikus termasuk kandidat yang berasal dari jalur independen atau perorangan.
Sejauh ini berdasarkan informasi KPU Pandeglang sudah ada tiga bakal calon Bupati dan wakil Bupati Pandeglang dari Jalur independen yang sudah meminta dibuat password dan username untuk menyerahkan data dukungan ke sistem informasi pencalonan (Silon).
Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Pandeglang Ahmadi ada tiga pasangan calon yang sudah menyerahkan data bakal calon bupati dan wakil bupati. Ketiganya, Krisyanto-Hendra Pranova, Maman Faturhman-Bahrul Ulum dan Aap Aptadi-M Rosyid.
"Mereka itu sudah menyerahkan data bakal calon bupati dan wakil bupati. Kita berikan password dan username (untuk ke Silon)," kata Ahmadi di kantornya, Selasa (14/1/2020).
Nantinya, KPU akan menunggu para bakal calon untuk menyerahkan data dukungan berbentuk hardcopy dari tanggal 19 hingga 23 Februari. Selanjutnya KPU akan menghitung jumlah data dukungan tersebut.
"Nanti mereka menyerahkan data dukungan ke Silon, dari tanggal 19 sampai tanggal 23 Februari berupa hardcopy. Nanti kita akan hitung jumlah dukungan dan sebaran, sebenarnya Silon juga sudah bisa ke deteksi. Tapi kita ingin memastikan," katanya.
Perseorangan diatur dalam undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada. Dimana untuk Pilkada Pandeglang bakal calon tersebut harus menyerahkan sebanyak 69.808 KTP yang tersebar di 18 dari 35 kecamatan di Pandeglang.
"Kita akan menghitung jumlah dukungan dan sebaran dengan jumlah 69808 dukungan KTP dengan sebarannya minimal 18 kecamatan. Kalau dia lolos dia masuk ke tahap selanjutnya, nanti kita hitung data kegandaan dukungan dan verifikasi faktual ke lapangan," katanya.
Jika tidak memenuhi ketentuan, KPU akan menyerahkan bekas kembali kepada calon tersebut jika masih ada waktu dari tanggal 19 hingga 23 Februari. Makanya, kata dia, KPU menyarankan supaya para calon untuk menyerahkan dukungan lebih awal supaya ada waktu perbaikan berkas.
Baca Juga: Pilkada Pandeglang, Vokalis Jamrud Tawarkan Pemimpin Bukan Hasil Oligarki
"Makanya kita sarankan untuk diawal-awal,"ujarnya.
Dari tiga pasangan calon yang sudah memiliki password dan username ke silon. Berdasarkan laporan dari operator KPU baru, Vokalis Jamrud yang telah menginput dukungan ke Silon sebanyak 12 ribu dukungan.
"Berdasarkan informasi dari operator, hanya tim Krisyanto (yang sudah memasukkan dukungan ke silon) sekitar 12 ribu. Yang dua ya belum kita cek," katanya.
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger