SuaraBanten.id - Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya meminta warga yang berada di bantaran Sungai Ciberang untuk mengungsi ke posko pengungsian. Hal tersebut berdasar pada adanya prediksi potensi banjir susulan yang bisa saja terjadi dalam beberapa minggu ke depan intensitas, lantaran intensitas hujan masih tinggi.
"Prediksi BMKG sampai Februari curah hujan akan lebih tinggi dari yang kemarin. Ini yang harus kita antisipasi, karena yang harus kita selamatkan adalah jiwa," kata Iti di Sajira, Senin (6/1/2020).
Iti menegaskan, masyarakat yang bersikukuh tetap memilih tinggal di rumah yang sudah terdampak bencana tidak bisa menyalahkan pemerintah daerah di kemudian hari jika terjadi banjir susulan.
"Kalau masyarakat yang tidak mau ke pengungsian dan terus menempati rumahnya, nanti risikonya jangan kami yang disalahkan. Jangan sampai masyarakat menyalahkan, padahal kami sudah mengajak," ujarnya.
Selama masa tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akan terus fokus pada penyelamatan jiwa dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sambil menghitung kerusakan infrastruktur dan fasos fasum dampak banjir bandang dan longsor.
"Setelah pasca bencana baru kita duduk bersama mencari solusi terkait penanganan infrastruktur termasuk permukiman warga," jelasnya.
Banjir bandang pada Rabu (1/1/2020) lalu melanda enam kecamatan di Kabupaten Lebak. Sebanyak 30 jembatan dan 19 sekolah rusak, 1.410 rumah rusak berat, 1.226 terendam dan 1.310 rumah hanyut.
Kontributor : Deni Tarudin
Baca Juga: Akses Terputus, Korban Banjir Lebak Bikin Pengungsian dan Ronda Swadaya
Berita Terkait
-
Akses Terputus, Korban Banjir Lebak Bikin Pengungsian dan Ronda Swadaya
-
Kisah Agus Terpisah 2 Hari Dengan Istri, Selamatkan Anak Saat Banjir Lebak
-
Terisolir, Helikopter Antar Bantuan ke Korban Banjir Bandang Lebak Gedong
-
Cerita Nenek Sanami Nyaris Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Lebak
-
Banjir Bandang, Sekolah di Lebak Diliburkan 2 Pekan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil