"Permintaan maaf tidak cukup atas kejadian ini. Kenapa hanya ingin meminta diantar Ambulance saja harus terbentur SOP," ucapnya.
Bahkan dirinya menyebut kejadian serupa pernah terjadi juga di wilayah puskesmas yang ada di Kota Tangerang. Atas kejadian tersebut korban di klaim meninggal dunia.
"Kejadian lambatnya pelayanan kesehatan ini juga sempat terjadi di wilayah Pusekesmas Panunggangan Barat saat itu. Bahkan akibatnya seorang anak kecil meninggal," ucapnya.
Atas kejadian ini, lanjut Mercel, dirinya meminta Wali Kota Tangerag Arief R Wismansyah bersikap tegas. Dia meminta agar Wali Kota Tangerang segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dr Liza Puspadewi.
"Wali Kota Tangerang harus tegas atas kejadian ini. Copot segera Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, jangan sampai kejadian ini terulang kembali," tukasnya.
Pada pukul 8:42, Marcel bersama satu orang warga lainnya yakni Umar memasuki halaman Puspem Kota Tangerang. Namun begitu saat hendak menemui Wali Kota Tangerang keduanya harus menunggu kembali di depan gedung Kantor Wali Kota Tangerang.
Kontributor : Muhammad Iqbal
Berita Terkait
-
Penolakan Bawa Jenazah, DPD KNPI Banten Desak Mundur Pejabat yang Bikin SOP
-
Puskemas Tolak Bawa Jenazah Pakai Ambulans dan 4 Berita Hit Lainnya
-
Puskesmas Tolak Berikan Ambulans, Walkot Tangerang Lakukan Evaluasi
-
Puskesmas Tolak Antar Jenazah, Politikus PSI: Kok Tega Sekali
-
Viral Pria Bopong Jenazah Bocah usai Ditolak Pakai Ambulans di Tangerang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya