SuaraBanten.id - Dua garong asal Malaysia yang berhasil menggondol enam kilogram emas di Toko Permata Balaraja, Muhammad Nazri Fadzil (26) dan Muhammad Naur Iskandar (24), membuang hasil rampok tersebut ke tong sampah di wilayah Kuala Lumpur, Malaysia.
Lantaran, saat akan dijual emas tersebut tidak laku dijual.
Dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com - jaringan Suara.com, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Eddy Sumardi mengemukakan kedua pelaku tersebut membawa emas dijual ke Malaysia.
"Pelaku mengakui bahwa barang bukti hasil kejahatan berupa emas dibawa oleh pelaku ke Malaysia. Pada saat hendak dijual barang berupa emas tersebut tidak laku dijual," katanya, Rabu (10/7/2019).
Untuk diketahui, saat ini kedua pelaku ditahan di Kantor Kepolisian Marah Pahang Malaysia atas kejahatan yang diperbuatnya, yaitu pencurian terhadap dua TKP SPBU di daerah Maran, Malaysia.
Selain melakukan aksinya di Malaysia, kedua garong tersebut merampok Toko Emas Permata yang menyebabkan kerugian sebesar Rp 1,5 miliar pada Sabtu (15/6/2019). Pun sehari sebelumnya, dua garong tersebut merampok SPBU 34.15606, KM. 43, Kampung Gelebeg RT/RW 002/004, Desa Sukamulya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Jumat (14/6/2019) sore.
Saat beraksi di Toko Emas Permata, pelaku membawa senjata api dan samurai. Kedua orang tersebut kemudian mengambil emas yang berada di etalase sebanyak 6 kilogram senilai Rp 1,5 miliar. Setelah mengambil emas kemudian pelaku melarikan diri ke arah Balaraja. Berdasarkan hasil interogasi kepada pelaku di Malaysia diketahui, pelaku mempelajari lokasi perampokan hanya menggunakan aplikasi Waze yang ada di handphone pelaku.
Berita Terkait
-
Polda Banten Belum Pastikan Garong Asal Malaysia Bisa Diadili di Indonesia
-
Cuma Modal Waze, Duo Bandit Asal Malaysia Sepekan Merampok di 2 Negara
-
Perampok Toko Emas Balaraja Ditangkap di Malaysia, Diduga WNA
-
Pemilik Toko Emas: Perampok Mungkin Kabur Lewat Tol Balaraja Timur
-
6 Kg Emas Raib, Cerita Pegawai Toko Kala Diancam Samurai dan Pistol Bandit
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman
-
Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang