SuaraBanten.id - Polisi telah menangkap pemuda bernama Romli Husen karena melakukan aksi pembacokan terhadap Ustaz Samsuddin di rumahnya di kawasan Serang, Banten. Terkait kasus ini, motif Romli membunuh karena sakit hati karena guru pengajiaannya itu dianggap ingkar janji.
"Pelaku mengaku dijanjikan diberikan gelar murid utama, namun belum juga diberikan, tidak sesuai harapannya," kata AKP Yudha Hermawan, Kapolsek Pabuaran, saat ditemui di Mapolres Serang Kota, Jumat (17/05/2019).
Kasus pembunuhan itu terjadi saat tersangka bertamu ke rumah korban di Kampung Keramat, Desa Dadu Agung, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, Rabu (1/5/2019) sore.
Selain sakit hati, Romli mengaku sedang mendalami ilmu kebatinan dengan mengamalkan sebuah bacaan dari gurunya. Saat melakukan pembacokan, Romli mengaku dirasuki rol halus sehingga berani membunuh gurunya tersebut.
"Pelaku juga mengaku sedang mempelajari ilmu, sehingga saat melakukan (pembacokkan) ada sesuatu yang masuk ke tubuh nya," terangnya.
Setelah diperiksa kesehatan fisiknya, lantaran menjadi korban amuk massa warga setempat Setelah membacok sang Ustadz, Romli dinyatakan sehat.
Kini, dia akan diperiksa psikologisnya oleh dokter, apakah memiliki masalah kejiwaan atau tidak.
"Secara fisik sudah siap (sehat), tapi mengenai kejiwaan akan kita konsultasikan dengan ahli kejiwaan," jelasnya.
Kini, berkasnya sudah masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang untuk disidangkan. Pelaku dikenakan Pasal 351, Ayat 3, mengenai penganiayaan yamg mengakibatkan kematian, ancamannya 7 tahun penjara.
Baca Juga: Mayat Perempuan Terbakar di Persawahan Jagung Diduga Korban Pembunuhan
"berkasnya sudah masuk ke Kejari Serang, untuk siap disidangkan," ujarnya.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
-
Pendatang dan Jarang Bergaul, Polisi Kantongi Identitas Suami Pembunuh Yati
-
Yati Dibacok Suami hingga Tewas, Anak-anaknya Nangis Kejer Keluar Rumah
-
Razia Ramadan, Warga Mati Kutu Kepergok Satpol PP Asyik Makan di Warteg
-
Dicegat Kelompok Lain, SOTR di Serang Berujung Tawuran
-
Sebar Hoaks Ustaz Samsudin Dibantai Kader PKI, Polisi Buru Akun Ini
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu