SuaraBanten.id - Penemuan dua mayat dalam karung sempat menggegerkan warga Pandeglang, Banten. Polisi pun akhirnya berhasil meringkus pelaku, sekaligus mengungkap peran keduanya,
"Perannya, dari keterangan tersangka, hanya membantu membuang mayat tersebut. Mereka tidak dibayar," kata AKBP Indra Lutrianto, Kapolres Pandeglang, kepada awak media dikantornya, Minggu (14/04/2019).
Kedua pelaku berinisial B dan S merupakan nahkoda dan anak buah kapal yang kapalnya digunakan untuk membuang dua mayat dalam karung.
Jenazah AH, warga Kabupaten Lebak, Banten, ditemukan di Pantai Karibea, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang pada Minggu, 07 April 2019 dengan batu pondasi di dalam karung yang diduga sebagai pemberat.
Jenazah kedua dalam karung berinisial SGP, ditemukan di Sungai Cisekeut, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu 10 April 2019.
"Dua orang ini ikut dari awal, ketika para korban dan tersangka ikut pertemuan di daerah Binuangeun," terangnya.
Tersangka B ditangkap di daerah Merak, Kota Cilegon, Banten. Sementara tersangka S di tangkap di Jakarta.
"Inisial S adalah masih keluarga dari korban SGP," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, dua dari enam pelaku pembunuhan mayat dalam karung di Kabupaten Pandeglang, Banten, berhasil dibekuk tim gabungan Polres Pandeglang dan Polda Banten.
Baca Juga: Kemiripan 2 Mayat dalam Karung di Pandeglang, Ada Luka Sayatan di Perut
Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, mereka mengikuti proses dari awal bagimana bertemu korban AH dan SGP hingga membuangnya ke laut.
"Dua orang ini ikut dari awal ketika para korban dan tersangka ikut pertemuan di daerah Binuangeun (Pandeglang). Kemudian ada beberapa rangkaian kegiatan dan komunikasi di situ," katanya.
Para pelaku pembunuhan, dikenakan Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana dan di ancam penjara seumur hidup.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak