- Keluarga jurnalis Ari Basuki cemas menunggu kabar pencarian di Dermaga Marina Pandeglang sejak Rabu.
- Ari Basuki bersama rombongan jurnalis dilaporkan hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau pada Senin.
- Tim SAR masih berupaya mencari lima wartawan dan tiga ABK yang hilang kontak tersebut.
SuaraBanten.id - Keluarga dari para jurnalis masih dilanda kegelisahan berlebih menanti perkembangan kabar dari anggota keluarganya yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026) siang.
Seperti keluarga dari Ari Basuki yang merupakan jurnalis Merdeka. Mereka seolah tak mampu menutupi kegelisahan menunggu kabar baik dari tim SAR saat menunggu di posko pencarian di Dermaga Marina, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Kakak ipar Ari Basuki, Afrita Dewi mengaku, dia bersama saudaranya sengaja datang dari daerah Cinere, Depok ke posko pencarian untuk menunggu kabar secara langsung dari tim SAR sejak hari Rabu (9/9/2026) kemarin.
Ia mengaku, dirinya tidak bisa tidur nyenyak usai mendapatkan kabar adik iparnya Ari Basuki termasuk ke dalam rombongan para jurnalis yang hilang saat melakukan peliputan di Gunung Anak Krakatau.
Baca Juga:Bawa 5 Jurnalis Liputan Krakatau, Pemilik Sebut Kapal Hilang Kontak Layak Berlayar
"Saya gak bisa tidur, lalu saya putuskan Rabu sore ke sini. Saya berharap mudah-mudahan Ari dan teman-teman semua ketemu," kata Afrita ditemui di posko pencarian di Dermaga Marina, Carita, Kamis (10/9/2026).
Diakui Afrita, pihak keluarga masih memiliki harapan jika adik iparnya beserta para penumpang kapal bisa ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR.
Meski begitu, Afrita pun menyampaikan bahwa pihak keluarga sudah siap menerima kabar kemungkinan terburuk terhadap adik iparnya tersebut.
"Terakhir katanya di satu pulau, semoga itu benar. Ya semoga itu benar. Kita berharap, walaupun yang terburuk pun siap karena semua takdir Allah," ungkapnya pasrah.
Kakak ipar Ari Basuki lainnya, Nila Kusuma mengaku, pihak keluarga pertama kali menerima kabar hilangnya adik iparnya tersebut dari pemberitaan. Terlebih kata Nila, saat itu istri Ari sempat datang ke kediamannya dalam keadaan sangat terpukul.
Baca Juga:Jejak Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Kapal Perang TNI AL Perluas Pencarian ke Utara Anak Krakatau
"Saya tau Ari meliput ke Krakatau. Istrinya datang dalam keadaan limbung," ujar Nila.
Nila mengaku, pihak keluarga sudah mengerti dan memahami resiko pekerjaan Ari Basuki sebagai seorang jurnalis yang kerap mendatangi tempat-tempat yang memiliki resiko tinggi.
Namun, kata Nila, tidak ada kabarnya Ari yang sudah melewati waktu yang diperkirakan tetap tak mampu menutupi rasa kekhawatiran pihak keluarga.

"Adik saya itu spesialis bencana. Tapi itu pekerjaannya. Kalau waktu dia ada, kita enggak merasa kehilangan. Tapi dengar cerita ini, tiap hari saya nangis," ucap Nila.
"Kita di sini menunggu, mendoakan. Semoga 8 orang ini datang dengan selamat, semoga mereka ada di pulau dan kembali ke keluarga masing-masing," imbuh Nila.
Saat ini, disampaikan Nila, seluruh keluarga korban berkumpul dan saling memberikan dukungan untuk menguatkan satu sama lain sambil menunggu hasil pencarian oleh tim SAR.