- Warga Pandeglang menggelar prosesi larung laut di Pantai Carita pada Senin (14/9/2026) untuk mendoakan korban hilang.
- Ritual tersebut dilakukan untuk memohon keselamatan lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang sejak Senin (7/9/2026).
- Hingga hari ketujuh pencarian, tim SAR gabungan masih belum menemukan keberadaan seluruh korban di sekitar Gunung Anak Krakatau.
SuaraBanten.id - Sejumlah warga Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, menggelar prosesi larung laut sebagai bentuk doa dan ikhtiar agar lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) segera ditemukan.
Prosesi tersebut digelar di Perairan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Senin (14/9/2026). Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Usai memanjatkan doa, warga kemudian melarungkan seekor kerbau utuh yang telah disembelih ke laut. Prosesi itu dilakukan sebagai simbol persembahan, ungkapan rasa syukur, serta permohonan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tokoh agama setempat, Ustadz Siin, mengatakan larung laut tersebut merupakan bentuk doa dan ikhtiar warga di tengah musibah hilangnya lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1.
Baca Juga:Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang
"Kita dengan kaitan musibah ini, semoga tim SAR, relawan dan masyarakat segera menemukan titik terang sehingga keluarga mendapatkan kepastian dan dapat kembali bertemu dengan orang-orang yang mereka cintai," kata Ustadz Siin, Senin (14/9/2026).
"Hanya itu harapan saya yang besar, semoga mereka segera ditemukan," sambungnya.
Selain mendoakan para korban, Ustadz Siin juga berharap seluruh keluarga yang hingga kini masih menunggu kabar diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut.
"Semoga keluarganya diberikan ketabahan dan kesabaran. Sekali lagi, kita meminta kepada Allah SWT, semoga mereka segera ditemukan," ujarnya.
Diketahui, lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 dilaporkan hilang kontak saat tengah melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).
Baca Juga:Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
Hingga Senin (14/9/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sejumlah titik di sekitar Gunung Anak Krakatau hingga perairan yang berada di perbatasan Banten dan Lampung.
Namun, hingga hari ketujuh pencarian, keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut masih belum ditemukan.
Proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan dan relawan. Keluarga korban pun masih menanti kabar dan berharap seluruh korban dapat segera ditemukan.
Kontributor : Yandi Sofyan