- Pemilik kapal Arupadhatu 1 menyatakan pelampung oranye temuan SAR berbeda dari perlengkapan kapal mereka.
- Tim SAR menemukan pelampung tersebut di Perairan Anyer saat mencari delapan orang korban hilang pada Kamis.
- Korban hilang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang meliput Gunung Anak Krakatau.
SuaraBanten.id - Pemilik kapal Arupadhatu 1, Sandi Wyasa menjelaskan perbedaan life jacket (pelampung) berwarna orange yang ditemukan tim SAR di Perairan Anyer bukan alat keselamatan di kapal yang ditumpangi 5 jurnalis saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Sekedar informasi, sebanyak 5 jurnalis, 1 tour guide dan 2 ABK bertolak dari Dermaga Pagedongan, Kecamatan Carita, Pandeglang tujuan areal Gunung Anak Krakatau menggunakan kapal Arupadhatu 1 pada Senin (7/9).
Menurut Sandi, life jacket yang ditemukan tim SAR memiliki warna dominan orange, sementara life jacket yang ada di kapal Arupadhatu 1 memiliki warna merah hitam dan hitam hijau stabilo.
Selain itu, kata Sandi, terdapat perbedaan dari resleting dan dan grip pada life jacket yang ditemukan tim SAR dengan yang disediakan di kapal Arupadhatu 1.
Baca Juga:TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau
"Life jacket yang ditemukan tim bukan milik Arupadhatu 1 karena berbeda dengan yang saya miliki. Saya mengambil pembanding dari perlengkapan yang ada di Arupadhatu 2," kata Sandi, Jumat (11/9).
![TNI Angkatan Laut menemukan sebuah rompi pelampung berwarna oranye di perairan Cikoneng-Labuan, dekat wilayah Anyer, Banten, pada Kamis (10/9/2026). [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/10/12162-tni-angkatan-laut-menemukan-rompi-pelampung-saat-mencari-jurnalis-hilang.jpg)
"Perbedaannya terlihat dari baguan resleting, grip maupun bahannya. Dapat dipastikan bahwa objek life jacket yang ditemukan tidak berkaitan dengan perlengkapan yang ada di Arupadhatu 1," imbuhnya.
Sebelumnya, kapal tim KAL Anyer menemukan sebua life jacker (pelampung) saat melakukan pencarian 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di sisi Barat Perairan Anyer pada Kamis (10/9).
Selain life jacket, saat itu tim SAR turut menemukan sebuah botol tabung berwarna putih di sekitar 7,05 nautical mile (NM).
"Kejelasannya mohon dari rekan-rekan menunggu mengingat posisinya penemuan tersebut cukup jauh dari lokasi kejadian," kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, Kamis (10/9) kemarin.
Baca Juga:Polisi Bongkar Fakta Penemuan Pelampung Di Anyer, Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis Yang Hilang
Kontributor : Yandi Sofyan