- Tim SAR menemukan empat benda di perairan Selat Sunda pada hari kelima operasi pencarian korban hilang.
- Benda-benda tersebut ditemukan KN SAR Tetuka di selatan Gunung Anak Krakatau selama penyisiran sepuluh jam.
- Basarnas belum memastikan keterkaitan temuan benda dengan delapan orang yang hilang sejak Senin lalu.
SuaraBanten.id - Pada hari kelima operasi pencarian, tim SAR berhasil menemukan empat benda di perairan Selat Sunda. Penemuan ini didapatkan saat tim menyisir area pencarian delapan orang yang dilaporkan hilang kontak.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan benda-benda tersebut ditemukan KN SAR Tetuka dalam penyisiran selama sekitar 10 jam di perairan sebelah selatan Gunung Anak Krakatau.
"Pada pukul 10.05 WIB, KN SAR Tetuka menemukan jerigen minyak berwarna biru," kata Al Amrad di Pandeglang, Sabtu malam.
Setelah menemukan jeriken tersebut, tim melanjutkan pemantauan dan penyisiran di sekitar wilayah pencarian.
Baca Juga:Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
Pada pukul 12.33 WIB, tim kembali menemukan helm berwarna merah.
Pencarian kemudian dilanjutkan hingga sore hari dan pada pukul 17.10 WIB tim menemukan jaket pelampung berwarna oranye.
"Dan pada pukul 18.09 WIB, kembali ditemukan jaket berwarna oranye," kata Al Amrad.
Basarnas belum memastikan apakah benda-benda yang ditemukan tersebut berkaitan dengan kapal cepat yang membawa lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak sejak Senin (7/9).
Al Amrad mengatakan temuan tersebut akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan evaluasi Tim SAR Gabungan dalam menentukan langkah pencarian berikutnya.
Baca Juga:Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
"Kami akan mengevaluasi hasil pencarian hari ini, temuan akan menjadi dasar untuk melakukan perluasan pencarian," katanya.
Pada hari kelima, Tim SAR Gabungan memperluas pencarian melalui jalur laut dan udara dengan membagi wilayah pencarian ke sejumlah sektor di perairan Selat Sunda.
Delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.
Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.
Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap delapan orang tersebut dan mengevaluasi setiap temuan yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai keberadaan mereka. [Antara].