Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas

BMKG menetapkan status Awas dan Waspada kekeringan di beberapa kecamatan di Kota Tangerang. BPBD mengimbau warga hemat air dan cegah bakar sampah. (152 karakter)

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 15 September 2026 | 11:59 WIB
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
Ilustrasi kekeringan di Tangerang (Pixabay)
Baca 10 detik
  • BMKG Wilayah II menetapkan status Awas dan Waspada kekeringan meteorologis di lima kecamatan Kota Tangerang pada pertengahan September 2026.
  • Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengimbau masyarakat agar menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau.
  • Warga dilarang membakar sampah terbuka untuk mencegah penyebaran kebakaran lahan akibat lingkungan yang mengering.

SuaraBanten.id - Alarm kekeringan mulai menyala di Kota Tangerang, Banten. Dua kecamatan, yakni Benda dan Tangerang, masuk status Awas kekeringan meteorologis pada pertengahan September 2026.

Sementara itu, tiga wilayah lainnya, yakni Batuceper, Cipondoh, dan Karang Tengah, berada dalam status Waspada kekeringan.

Kondisi tersebut berdasarkan informasi BMKG Wilayah II untuk periode Dasarian II September 2026 atau 11–20 September 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan status tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk mulai melakukan mitigasi menghadapi potensi kekeringan selama musim kemarau.

Baca Juga:Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

“Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan meteorologis selama musim kemarau. Bijak dan hemat dalam penggunaan air,” ujar Mahdiar dikutip dari ANTARA di Tangerang, Selasa (15/9/2026).

Ancaman kekeringan tidak hanya berkaitan dengan berkurangnya ketersediaan air. Kondisi lahan dan vegetasi yang mengering selama musim kemarau juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara terbuka. Api dapat lebih mudah menyebar ketika kondisi lingkungan kering.

Pemkot Tangerang meminta warga melakukan langkah mitigasi sejak dini dengan menghemat penggunaan air dan menjaga sumber daya air untuk kebutuhan yang lebih prioritas.

Masyarakat juga diminta aktif memantau perkembangan informasi cuaca serta peringatan dini melalui kanal resmi pemerintah.

Baca Juga:Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Mahdiar mengatakan kewaspadaan warga diperlukan untuk membantu pemerintah mengantisipasi dampak kekeringan sekaligus mencegah munculnya bencana lain selama musim kemarau.

“Pemkot Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi kondisi tersebut. Langkah sederhana seperti menghemat air, menjaga lingkungan, serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana dapat menjadi bagian dari mitigasi bersama,” katanya.

Status Awas dan Waspada tersebut menjadi sinyal agar penanganan tidak menunggu sampai kekeringan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Penghematan air, menurut pemerintah kota, dapat dilakukan sejak kondisi mulai mengering sehingga tekanan terhadap ketersediaan air dapat ditekan.

Di sisi lain, pencegahan kebakaran juga menjadi perhatian karena musim kemarau membuat material dan vegetasi lebih mudah terbakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak