Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Memasuki hari ke-8, Tim SAR gabungan memperluas pencarian 8 korban hilang (termasuk 5 jurnalis) kapal peliput Anak Krakatau hingga perairan Bengkulu.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
Petugas Basarnas KN SAR Antasena melakukan pengamatan saat operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, Selasa (15/9/2026). Hari kedelapan pencarian, tim SAR gabungan membagi wilayah operasi menjadi lima sektor dengan total luas area pencarian 3.962 mil laut persegi dengan melibatkan 20 kapal. [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr]
Baca 10 detik
  • Tim SAR gabungan memperluas pencarian delapan korban hilang hingga perairan Bengkulu pada hari kedelapan.
  • Operasi melibatkan berbagai armada laut yang membagi wilayah pencarian menjadi lima sektor seluas ribuan mil.
  • Delapan korban terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang sejak tujuh September.

SuaraBanten.id - Pencarian delapan orang yang hilang setelah menaiki kapal cepat untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau memasuki hari kedelapan.

Tim SAR gabungan memperluas wilayah pencarian hingga perairan Bengkulu dan Pulau Enggano untuk mengantisipasi kemungkinan korban maupun benda dari kapal terbawa arus semakin jauh.

Koordinator Misi SAR, Al Amrad, mengatakan perluasan wilayah pencarian dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah pencarian di wilayah sebelumnya belum menemukan keberadaan delapan orang tersebut.

“Tim juga memonitor wilayah pesisir Bengkulu hingga Pulau Enggano sebagai langkah antisipasi kemungkinan adanya pergerakan korban maupun objek,” kata Al Amrad dikutip dari ANTARA pada Selasa (15/9/2026).

Baca Juga:Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Menurut dia, seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk memperluas cakupan pencarian. Pada hari kedelapan, operasi pencarian dilakukan melalui lima sektor laut dengan total area mencapai sekitar 3.962 mil laut persegi.

Penyisiran melibatkan sejumlah kapal dan armada dari berbagai unsur. Di antaranya KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KN SAR Antasena, KRI Gilimanuk, KRI Leuser, KRI Lepu, KRI Kerambit, KAL Anyer, KAL Pahowang, KP Sanjaya, RIB 02 Banten dan Lampung, RBB Pulau Peucang, serta KP Polairud.

Sektor A memiliki luas sekitar 1.026 mil laut persegi dan disisir KRI Gilimanuk serta KRI Leuser. Sektor B seluas 780 mil laut persegi menjadi area pencarian KN SAR Antasena dan KP Sanjaya.

Sementara Sektor C mencakup sekitar 825 mil laut persegi dengan KN SAR Tetuka, KRI Lepu dan KRI Kerambit. Sektor D seluas 872 mil laut persegi disisir KN SAR Basudewa, RIB 02 Lampung, KAL Anyer dan KAL Pahowang.

Adapun Sektor F dengan luas sekitar 459 mil laut persegi menjadi wilayah pencarian RIB 02 Banten, RBB Pulau Peucang dan KP Polairud.

Baca Juga:Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Perluasan operasi tersebut dilakukan setelah kapal cepat yang membawa rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada 7 September sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan disebut berangkat untuk memantau aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Dalam perjalanan, rombongan terakhir kali diketahui masih dapat berkomunikasi pada hari yang sama. Sekitar pukul 14.42 WIB, mereka sempat membagikan lokasi kepada seorang jurnalis di Lampung.

Namun, komunikasi kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB. Lokasi terakhir yang terdeteksi berada di sekitar koordinat 6°14'40.52"S 105°40'49.48"E.

Delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian terdiri atas lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang berada dalam rombongan kapal.

Lima jurnalis tersebut yakni M Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal, jurnalis freelance.

Sementara tiga orang lainnya yakni Warta selaku nakhoda kapal, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto yang berperan sebagai pemandu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak