Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

25 anak Desa Lemo belajar pertanian dan lingkungan melalui program CSR PIK2 "Kak Rara: The Day I Became a Farmer" di Scientia Square Park.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:22 WIB
Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari
Program "Kak Rara: The Day I Became a Farmer" yang diselenggarakan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk melalui kegiatan CSR di Scientia Square Park, 9 Juli 2026. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 25 anak asal Desa Lemo mengikuti program edukasi pertanian dan satwa di Scientia Square Park pada 9 Juli 2026.
  • Kegiatan CSR dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk ini memberikan pengalaman belajar praktis tentang proses pangan serta lingkungan.
  • Program tersebut bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian, tanggung jawab, serta keterikatan antara anak-anak dengan alam melalui berbagai aktivitas interaktif yang konkret.

SuaraBanten.id - Disaat kebiasaan belajar menggunakan buku dan perangkat digital, 25 anak dari Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang justru memperoleh pelajaran dari tanah, tanaman, dan satwa.

Mereka mengikuti program “Kak Rara: The Day I Became a Farmer” yang diselenggarakan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk melalui kegiatan CSR di Scientia Square Park, 9 Juli 2026.

Anak-anak dari Majelis Ta’lim Al-Masyriqiyah tersebut diajak memahami proses pertanian secara langsung. Mereka belajar menanam, memanen hasil kebun, dan mengenal proses panjang di balik makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Pengalaman belajar berlanjut melalui interaksi dengan berbagai satwa. Anak-anak memberi makan kerbau dan kelinci, mengamati burung, serta belajar memperlakukan makhluk hidup dengan penuh perhatian.

Baca Juga:5 Rekomendasi Wisata Alam Pandeglang 2026 Wajib Kamu Kunjungi, Surga Tersembunyi di Ujung Jawa

Sejumlah permainan edukatif turut melengkapi kegiatan. Anak-anak bekerja dalam kelompok, menyelesaikan tantangan, bermain di area berlumpur, serta menuangkan kreativitas melalui kegiatan melukis caping.

Pengurus Majelis Ta’lim Al-Masyriqiyah Masrik dan Fatimah mengatakan anak-anak mengikuti seluruh aktivitas dengan antusias.

“Mereka sangat bergembira dan senang sekali mengikuti kegiatan ini. Semoga pengalaman ini berarti bagi mereka dan membuat mereka bisa melihat dunia luar,” tuturnya.

Kegiatan berbasis pengalaman tersebut memberi ruang kepada anak-anak untuk belajar dengan cara yang lebih konkret. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga menyentuh tanah, mengamati tanaman, dan berinteraksi dengan satwa.

Program ini sekaligus menanamkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Melalui pengalaman sederhana, anak-anak belajar bahwa pangan, alam, dan kehidupan manusia memiliki hubungan yang erat.

Baca Juga:Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga

PIK2 berharap kegiatan serupa dapat mendukung tumbuhnya generasi yang lebih peduli, percaya diri, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak