Kampanye di Serang, Anies Ungkit Keberhasilan Tutup Alexis

Hal itu disampaikan Anies dalam orasi politiknya di hadapan ribuan pendukung yang hadir di lapangan Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten pada Selasa (30/12/2024).

Hairul Alwan
Selasa, 30 Januari 2024 | 23:37 WIB
Kampanye di Serang, Anies Ungkit Keberhasilan Tutup Alexis
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan di Lapangan Pendawa Seimbang, Tegal, Jawa Tengah, Selasa, (30/1/2024). (Dok: Istimewa)

SuaraBanten.id - Calon presiden nomor urut 01 Anies Baswedan ungkit keberhasilannya menutup salah satu tempat hiburan malam terbesar di Jakarta saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Anies dalam orasi politiknya di hadapan ribuan pendukung yang hadir di lapangan Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten pada Selasa (30/12/2024) sore.

Mulanya, Anies menuturkan, perubahan terhadap kondisi bangsa Indonesia bisa dilakukan bila dirinya memiliki kewenangan sebagai seorang pemimpin, termasuk membuat harga kebutuhan pokok menjadi murah dan ketersediaan lapangan pekerjaan menjadi mudah.

"Kalau wewenang itu diberikan, maka kita bisa melakukan perubahan. Harga beras mahal, sementara harga gabah murah. Petani nerima uang sedikit, kita bayarnya mahal, uangnya kemana? Kita bayar mahal, sampai petaninya uangnya kecil, uangnya hilang di jalan. Itu kerjanya mafia-mafia, tengkulak yang menimbun," kata Anies kepada ribuan pendukungnya.

Baca Juga:Lokasi Kantor Pegadaian di Serang, Lengkap Dengan Jam Operasionalnya

"Haruskah mereka dibiarkan? Haruskah mereka dilanjutkan? Itu harus kita ubah," imbuhnya.

Menurut Anies, dirinya tidak mungkin bisa mewujudkan janji-janji politik yang sudah diberikan bila tidak terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia di tahun 2024 ini.

Kemudian ia pun memberikan contoh saat dirinya berhasil menutup salah satu tempat hiburan malam di Jakarta melalui kewenangan yang dimiliki kala menjabat sebagai gubernur.

"Saya melihat ini kesempatan untuk melakukan perubahan, perlu kewenangan, perlu wewenang, kalau tidak punya wewenang itu tidak bisa. Saya beri contoh, dulu di Jakarta ada satu tempat, namanya Alexis, itu tempat maksiat. Diprotes, itu para alim ulama datang minta ditutup, masyarakat datang protes minta ditutup, protes tidak tidak bisa menutup, gagal untuk menutup karena dia (Alexis) punya ordal, punya beking, ga bisa ditutup," terang Anies.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini