"Kurang tau saya satpam yang di BNI, disuruh kesini aja, dari pihak BNI," singkatnya.
Tampak, ribuan KIP yang berada di lapak rongsokan tersebut dimasukan ke dalam mobil Avanza Hitam dengan dibantu oleh pekerja yang ada di lapak tersebut.
Saat ini, ribuan kartu KIP tersebut sudah dibawa oleh ketiga orang tidak dikenal tersebut.
Semantara, Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Andi Kurniady menyampaikan, pihaknya menyelidiki kasus tersebut. Ia menyatakan, barang bukti KIP sudah sebagian besar di Polres Lebak.
Baca Juga:Tarif Penyeberangan Merak-Bakauheni Sepekan Jelang Arus Mudik Lebaran 2023, Cek Sekarang!
"Barang bukti hmpr sebagian besar sdh dipolres," saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (7/4/2023).
Ditanyakan terkait barang yang dibawa oleh pihak bank BUMN, dirinya belum mendapatkan informasi tersebut, bahan belum ada konfirmasi dari pihak bank tersebut.
"Blm ada, Intinya kita sdh melakukan penyelidikan, Nnt hasilnya sprt apa akan kita rilis," pungkasnya.
Sebelumnya, ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ditemukan berserakan di salah satu lapak rongsokan di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten baru-baru ini viral di media sosial, Kamis (6/4/2023).
Video tersebut diunggah akun Instagram @net2netnews, terlihat sebuah lapak rongsokan yang dipenuhi dengan puluhan kardus dan karung yang di dalamnya terdapat ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Baca Juga:Viral Ribuan KIP Numpuk di Lapak Rongsokan Rangkasbitung Lebak, Ini Pengakuan Pemilik Pengepul
Kontributor : Sopian Sauri