3. Komplit

Tak heran jika gudang milik Sarwendah disebut seperti toko grosir. Sebab barang-barang yang ada di dalamnya sangat komplit. Mulai dari kebutuhan dapur, kamar mandi semuanya ada dan lengkap. Setiap barang yang disimpan pasti memiliki jumlah lebih dari satu. Penataannya juga mirip dengan display minimarket yang rapi dan sesuai jenis barang.
Aneka camilan, minuman, sirup, minyak goreng, sampai beras ada di dalam gudang tersebut. Salah satu alasan mengapa Sarwendah menyimpan banyak barang adalah supaya anggota keluarganya tak pernah kehabisan barang-barang dan perlengkapan rumah tangga. Misalnya jika kehabisan beras maka ia hanya tinggal mengambil di gudang penyimpanan.
4. Tak Perlu Sering Keluar
Baca Juga:3 Klub Liga 1 yang Bisa Dibeli Bos Manchester City pasca Datang ke Indonesia

Dengan menyimpan persediaan yang cukup di dalam rumah, maka Sarwendah tak perlu sering keluar rumah. Apalagi jika hanya membutuhkan beberapa barang saja. Terlebih sejak pandemi, kegiatan di keramaian memang dianjurkan untuk dibatasi termasuk rutinitas belanja di pasar atau supermarket juga harus diperhatikan.
5. Ruben Mendukung

Walau mengaku cukup heran dengan kebiasaan Sarwendah, tapi Ruben tidak keberatan dan justru mendukung. Apalagi barang-barang yang disimpan adalah barang perlengkapan rumah tangga yang termasuk menjadi bahan pokok seperti beras, sabun, juga minyak goreng.
Melihat isi gudang milik Sarwendah membuat banyak orang iri sekaligus kagum. Pasalnya tidak semua orang bisa menyimpan banyak stok perlengkapan rumah tangga karena masalah finansial.
Walau begitu tak sedikit juga yang memuji langkah Sarwendah yang menyiapkan semua kebutuhan mendasar tersebut. Alhasil kebutuhan keluarganya akan terpenuhi dan takkan pernah kehabisan. Sultan memang beda, bagaimana menurutmu?
Baca Juga:Profil Sheikh Mansour, Pemilik Manchester City yang Diam-diam ke Indonesia