SuaraBanten.id - Jordi Amat dan Sandy Walsh kemungkinan besar akan memperkuat Timnas Indonesia saat menghadapi gelaran Piala AFF 2022.
Merujuk waktu yang disediakan penyelenggara Piala AFF 2022, Jordi Amat dan Sandy Walsh masih memiliki kesempatan untuk didaftarkan sebagai pemain tim asuhan Shin Tae-yong.
Terlebih, kini proses naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh tinggal menjalani tahap yang terakhir.
Bukan tidak mungkin Jordi Amat dan Sandy Walsh segera mendapatkan status sebagai WNI dan bisa didaftarkan timnas Indonesia untuk bermain di Piala AFF 2022.
Baca Juga:5 Pesepak Bola Naturalisasi Indonesia Terbaik, Beto Goncalves hingga Stefano Lilipaly
Berikut Bolatimes.com (Jaringan Suara.com) menyajikan tiga alasan yang membuat Jordi Amat dan Sandy Walsh berpeluang besar memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2022.
1. Masih Ada 9 Hari Pendaftaran
Jika merujuk pada deadline pendaftaran pemain untuk Piala AFF 2022, Jordi Amat dan Sandy Walsh masih memiliki waktu yang cukup untuk bisa didaftarkan timnas Indonesia.
Pasalnya, tenggat waktu pendaftaran pemain untuk Piala AFF 2022 akan jatuh pada 20 November 2022. Artinya, masih ada waktu selama sembilan hari hingga tenggat tersebut.
Oleh karena itu, prosesi sumpah WNI harus segera dilakukan agar Jordi Amat dan Sandy Walsh segera memiliki paspor dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia.
2. Naturalisasi Telah Disetujui Presiden
Proses pemberian status warga negara Indonesia untuk Jordi Amat dan Sandy Walsh akhirnya mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo.
Persetujuan ini diwujudkan dalam terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) yang telah resmi dikeluarkan pada Rabu (9/11/2022). Keppres itu juga telah diserahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.
Nantinya, Keppres ini akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang dipimpin oleh Yasonna Laoly.
3. Hanya Tinggal Disumpah
Setelah naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh disetujui lewat Keppres, satu proses tersisa yang harus dijalani keduanya ialah menjalani sumpah sebagai warga negara Indonesia.