Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tol Serang-Panimbang Ditarget Rampung 2024, Mentri PURR: Tanjung Lesung Bisa Jadi Wisata Alternatif Puncak

Hairul Alwan Senin, 08 Agustus 2022 | 14:34 WIB

Tol Serang-Panimbang Ditarget Rampung 2024, Mentri PURR: Tanjung Lesung Bisa Jadi Wisata Alternatif Puncak
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat peletakan batu pertama Tol Serang - Panimbang seksi 3 (Cileles - Panimbang) di Kampung Solodongeun, Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. [Memed/bantennews]

Tol SerangPanimbang seksi 3 sendiri menghubungkan ruas CilelesPanimbang.

SuaraBanten.id - Tol Serang Panimbang ditargetkan bakal rampung pada kuartal pertama 2024 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono saat Peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan jalan Tol Serang–Panimbang seksi 3.

Tol Serang–Panimbang seksi 3 sendiri menghubungkan ruas Cileles–Panimbang. Peletakan batu pertama berlangsung di Kampung Solodongeun, Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Basuki mengatakan, dengan dibangunnya Tol Serang–Panimbang seksi 3 akan menambah kepercayaan investor yang akan menanamkan modalnya di Pandeglang, Banten.

Selain itu, dengan adanya jalan tol ini Banten diharapkan menjadi wisata alternatif lain bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke tempat wisata karena jarak tempuhnya lumayan dekat dari Jakarta.

Baca Juga: Santri Ponpes Daar El Qolam Tangerang Tewas, Diduga Akibat Perkelahian Sesama Santri

“Mudah-mudahan nanti swasta yang akan berinvestasi disana (Tanjung Lesung) yakin bahwa ini akan selesai menjadi destinasi wisata alternatif dari puncak, jadi orang enggak perlu ke puncak saja bisa ke sini. Jaraknya hanya 2 jam dari Jakarta yang awalnya 5 jam,” jelasnya.

Basuki memaparkan, panjang total Tol Serang–Panimbang sejauh 83 kilometer dibagi menjadi 3 seksi. Ia memaparkan, seksi pertama sepanjang 24 kilometer antara Serang menuju Kabupaten Lebak sudah beroperasi.

Sementara, seksi 2 dengan panjang 26 kilometer saat ini sedang berkonstruksi dengan progres lebih dari 30 persen. Sedangkan seksi 3 merupakan bagian dari dukungan pemerintah jadi total 83 kilometer.

"Ini kerjasama pemerintah dan badan usaha, dimana 50 kilometer tadi oleh badan usaha dan yang sekarang di ground breaking 33 kilometer ini yang bagian pemerintah dengan anggaran Rp4,6 Triliun, akan kami selesaikan kuartal pertama tahun 2024,” kata Basuki saat peletakan batu pertama, Senin (8/8/2022).

Sementara itu, Pj Gubernur Banten, Almuktabar menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung semua kebijakan pemerintah pusat terutama yang membawa dampak positif bagi daerah khususnya Provinsi Banten.

Baca Juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Pandeglang, Kios Pedagang di Carita Hancur

“Harapannya Banten akan maju, tentu kalau Banten maju Indonesia pun pasti akan maju. Kami akan patuh apa yang akan jadi agenda pemerintah pusat, mohon arahan dari bapak Menko dan PUPR,” tambahnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait