![Samsul Arif melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bali United [Foto: Suaraindonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/03/26/53409-samsul-arif-melakukan-selebrasi-usai-mencetak-gol-ke-gawang-bali-united.jpg)
Samsul Arif merupakan salah satu penyerang lokal yang juga punya kemampuan mencetak gol mumpuni kendati telah berusia senja untuk ukuran pemain.
Pemain yang kini berseragam Persis Solo ini mampu tampil cemerlang di gelaran Liga 1 musim lalu, dengan mencetak 11 gol.
Selain haus gol, pemain berusia 37 tahun ini juga kenyang pengalaman di level tertinggi, di mana dirinya pernah mengenakan seragam Timnas Indonesia dan tampil di ajang-ajang internasional.
2. Beto Goncalves (Madura United)
Baca Juga:Viral! Momen Shin Tae-yong Pukul Hingga Banting Pemain Timnas Saat Latihan Tuai Sorotan
![Striker Persis Solo, Beto Goncalves berusha melewati pemain PS Unsa dalam uji coba di Stadion UNS, Sabtu (29/5/2021). [Media Persis Solo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/30/90608-beto-goncalves.jpg)
Shin Tae-yong nampaknya ‘alergi’ dengan para pemain berusia tua. Hal ini dibuktikan dengan tak dipanggilnya Alberto ‘Beto’ Goncalves.
Pemain yang telah menginjak kepala empat ini merupakan penyerang yang haus gol di Liga 1 musim lalu, dengan sumbangan 7 gol dan 3 assist dari 15 laga saja.
Meski telah menginjak kepala empat, secara fisik Beto Goncalves masih terbilang prima. Dengan rekam jejaknya yang andal dalam mencetak gol, setidaknya Shin Tae-yong bisa mengabaikan usianya dan mencoba memanggilnya untuk menjadi juru gedor Timnas Indonesia.
3. Ilija Spasojevic (Bali United)

Penyerang Bali United, Ilija Spasojevic menjadi striker yang diacuhkan Shin Tae-yong kendati dirinya berstatus top skor Liga 1 musim lalu.
Baca Juga:Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Venezuela di Turnamen Toulon
Spaso, sapaannya, harus kembali menerima diabaikan dan tak dipanggil meski catatan golnya merupakan yang terbanyak ketimbang penyerang Indonesia lainnya, baik yang lokal dan naturalisasi.