facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lima Sapi Ditemukan Terjangkit PMK di Tangerang

Erick Tanjung Rabu, 25 Mei 2022 | 15:32 WIB

Lima Sapi Ditemukan Terjangkit PMK di Tangerang
Ilustrasi--Sapi terserang penyakit mulut dan kuku. [ANTARA]

"lima hewan ini baru masuk ke Kabupaten Tangerang, dikirim dari Wonogiri. Tetapi saat ini sudah kami tangani dengan memeriksa dan mengambil sejumlah sample," kata Hustri.

SuaraBanten.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melalui Satgas reaksi cepat pencegahan dan pengendalian penyakit telah menemukan lima sapi yang terkena penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tangerang, Hustri Windayani mengatakan temuan lima kasus PMK tersebut terjadi pada sapi yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.

"Menurut pemilik, lima hewan ini baru masuk ke Kabupaten Tangerang, dikirim dari Wonogiri. Tetapi saat ini sudah kami tangani dengan memeriksa dan mengambil sejumlah sample," kata Hustri di Tangerang, Rabu (25/5/2022).

Ia mengatakan, dari ke lima hewan itu saat ini sudah mendapat penanganan lebih lanjut oleh petugas kesehatan setempat dengan dilakukan pengambilan sejumlah sample dan pemberian obat serta vitamin untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri yang bersarang di tubuh hewan tersebut.

Baca Juga: 5 Sapi Terjangkit PMK, Pemkab Tangerang: Dikirim dari Wonogiri

"Kalau hewan ini jenisnya sapi, kemudian untuk sample kita periksa di laboratorium Balai Veteriner Subang. Lalu untuk hewannya sendiri sudah dilakukan pengobatan," ujarnya.

Kemudian, lanjut Hustri, untuk mencegah terjadinya penularan PMK, pihaknya pun melakukan penutupan tempat peternakan hewan itu sementara.

"Jadi sekarang ini tidak boleh keluar sebarang dulu bagi hewan-hewan ternak ini. Maka kita lakukan pemantauan secara rutin," tuturnya.

Ia menambahkan, dengan adanya penemuan kasus suspect ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara ketat terhadap peternak-peternak yang ada di daerahnya itu.

Sementara, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di 530 peternakan di wilayah Kabupaten Tangerang, dengan total hewan sebanyak 5.546 ekor. Hasilinya tidak ditemukan adanya hewan terjangkit penyakit mulut dan kuku.

Baca Juga: 2.800 Ternak di Lombok Timur Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Tersebar di 21 Kecamatan

"Sejauh ini untuk hewan ternak milik petani/ternak di Tangerang belum ada penemuan kasus PMK, masih aman. Hanya saja saat ini penemuan itu dari luar daerah," ujar dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait