Penyelundupan Ribuan Burung Ilegal Via Pelabuhan Merak Digagalkan, Pengiriman ke Jabodetabek

"Setelah kami ikuti, di dermaga satu kita arahkan untuk berhenti dan diperiksa ternyata benar membawa burung sekitar 2.528 ekor dengan berbagai macam jenis,"

Hairul Alwan
Kamis, 03 Maret 2022 | 20:56 WIB
Penyelundupan Ribuan Burung Ilegal Via Pelabuhan Merak Digagalkan, Pengiriman ke Jabodetabek
Polisi gagalkan penyelundupan ribuan burung ilegal, Kamis (3/3/2022). [Suara.com/ Firasat Nikmatullah]

SuaraBanten.id - Penyelundupan ribuan burung ilegal atau tepatnya sebanyak 2.528 ekor berbagai jenis yang bakal dikirim ke Jabodetabek diamankan petugas kepolisian di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Kamis (3/3/2022) dini hari.

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan atau KSKP Merak AKP Suhara mengatakan, pengiriman ribuan burung tersebut tanpa disertai dokumen resmi.

"Jadi, tadi malam sekitar jam 00.30 WIB sedang patroli di dermaga 6 dapet informasi ada mobil avanza membawa burung dari lampung," ungkap AKP Suhara kepada Suara.com, Kamis (3/3/2022).

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya melakukan pengintaian terhadap mobil yang diduga hendak menyelundupkan ribuan burung.

Baca Juga:Viral Geng Motor Tenteng Celurit Berkeliaran di Cilegon, Terekam CCTV di Depan Al-Ishlah

"Setelah kami ikuti, di dermaga satu kita arahkan untuk berhenti dan diperiksa ternyata benar membawa burung sekitar 2.528 ekor dengan berbagai macam jenis," jelasnya.

Pihaknya pun melakukan penahanan terhadap dua orang pelaku, diantaranya E (35) dan A (40) yang merupakan warga asal Bandar Lampung. Namun, usai dimintai keterangan, kedua pelaku beserta ribuan barang selundupan dilimpahkan ke Balai Karantina Cilegon.

"Selanjutnya, kami periksa supirnya dan kami serahkan ke karantina," ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Karantina Hewan pada BKC, Dr Melani menyampaikan, terdapat delapan jenis burung tanpa disertai dokumen resmi yang hendak diselundupkan.

"Ada 8 jenis burung, diantaranya Burung Perkutut 38 ekor, Burung Glatik 917 ekor, Burung Trucuk 315 ekor, Burung Ciblek 1.030 ekor, Burung Pernjak 15 ekor, Burung Jalak 182 ekor, Burung Sertu 18 ekor dan Burung Pleci 13 ekor," terangnya.

Baca Juga:Kritik Satu Tahun Kepemimpinan Helldy-Sanuji, Mahasiswa: Cilegon Baru, Modern dan Bermartabat Hanya Ilusi!

Lebih lanjut, dari ribuan burung tersebut sebanyak 2.425 ekor diantaranya masih dalam keadaan hidup. Namun, kata Dia, 103 ekor lainnya sudah dalam keadaan mati.

"Sisanya yang masih hidup nanti kita terbang liarkan di daerah Mancak, Kabupaten Serang," terangnya.

Dari kejahatan yang dilakukan kedua pelaku, terancam dijerat pasal 88 UU No.21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan, yang ancaman hukumannya maksimal 2 tahun penjara dan denda maksimal Rp 2 miliar.

Kontributor : Firasat Nikmatullah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak