Di Tengah Lonjakan Kasus Omicron di Indonesia, Ingat Pesan Bijak dr Tirta

Jika sudah memperoleh dua vaksin dosis, pasien tersebut akan mengalami gejala ringan dengan catatan tetap menjaga asupan vitamin serta mengkonsumsi obat jika mengalami gejala

Hairul Alwan
Kamis, 27 Januari 2022 | 07:15 WIB
Di Tengah Lonjakan Kasus Omicron di Indonesia, Ingat Pesan Bijak dr Tirta
dr Tirta (Instagram)

SuaraBanten.id - Wah! Kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia terus mengalami lonjakan. Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta menyarankan pasien yang mengalami Omicron tidak perlu panik.

Jika sudah memperoleh dua vaksin dosis, pasien tersebut akan mengalami gejala ringan dengan catatan tetap menjaga asupan vitamin serta mengkonsumsi obat jika mengalami gejala demam.

“Tapi dengan catatan, selama kalian terdiagnosa COVID dan misalkan itu varian Omicron. Gejala paling utama itu radang tenggorokan, dan matanya pedes-pedes warna merah. Kalian bisa langsung karantina, perbanyak minum air, istirahat total, perbanyak makan makanan mengandung protein, vitamin C, D3, dan sediakan paracetamol apabila demam,” beber dr Tirta, seperti dikutip dari Instagram Stories atas izin yang bersangkutan, Rabu 26 Januari 2022.

dr Tirta juga mengingatkan untuk tidak mengkonsumsi antibiotik ketika terpapar Omicron karena antibiotik tidak dapat membunuh virus.

Baca Juga:Berita Hits Kesehatan: Varian Covid-19 Lebih Menular dari Omicron, Manfaat Biji Pepaya

“Cukup istirahat lima hari dan biasanya di hari ke-lima, kalau varian Omicon itu sembuh. Kalau varian Delta itu 10 hari. Kalau kalian sudah terinfeksi Omicron, boosternya harus menunggu setengah tahun,” sambungnya.

Hingga saat ini kasus Omicron telah meningkat, total pasien yang terpapar varian baru ini berjumlah 1.766 orang per Rabu 26 Januari 2022.

Kementerian Kesehatan RI juga mengkonfirmasi ada 1.066 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang terpapar Omicron, 449 lainnya transmisi lokal. Berdasarkan total tersebut, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi memaparkan masih terdapat sejumlah kasus dalam pengawasan epidemiologi.

Hal ini menunjukkan bahwa belum diketahui apakah kasus tersebut termasuk dalam transmisi lokal atau PPLN.

“Masih dalam pemantauan epidemiologi 251 orang,” sebut dr Nadia saat dikonfirmasi, Rabu 25 Januari 2022.

Baca Juga:Kasus Harian Covid-19 Tembus 7 Ribu, Ketua Satgas IDI: Sekolah Tatap Muka Tidak Aman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak