facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PSI Menuding Anies Andalkan Keberuntungan dalam Atasi Banjir di Jakarta

Hairul Alwan Senin, 24 Januari 2022 | 09:55 WIB

PSI Menuding Anies Andalkan Keberuntungan dalam Atasi Banjir di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjawab pertanyaan komunitas Mileanis saat Talkshow Kebangsaan di RM Losari dan Food, Jalan Lamadukelleng, Makassar, Sulawesi Selatan. [Dok.Antara]

Menurutnya, program antisipasi banjir dari pemerintah tidak berjalan hingga hari ini.

SuaraBanten.id - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang beruntung jika ibu kota tidak terkena bencana banjir. Menurutnya, program antisipasi banjir dari pemerintah tidak berjalan hingga hari ini.

Program yang dimaksud yaitu normalisasi sungai dan juga naturalisasi sungai.

“Logika kita saja kalau normalisasi enggak dilaksanakan, naturalisasi enggak dilaksanakan lalu tidak ada banjir, ya mungkin lagi hoki saja Pak Gubernur Anies,”ujar Ernest dalam sebuah forum diskusi bertema ‘Anies-Giring Berbalas Sindiran di Ibu Kota’ yang digelar Total Politik.

Bahkan Ernest mengaku tidak bisa membayangkan jika terjadi hujan deras di Jakarta. Meski demikian dia tetap berharap hal tersebut terjadi.

Baca Juga: PSI Tegaskan Tidak Anti Formula E, Tapi Minta Anies Fokus Urus Macet dan Banjir

“Saya nggak tahu kalau curah hujan luar biasa, jangan sampai, jangan sampai… Jadi kita menggantungkan nasib kita terhadap hoki,” ujar Ernest, Minggu 23 Januari 2022.

Ia menilai, Gubernur saat ini tidak melakukan langkah konkrit untuk mengatasi masalah mendasar di ibu kota, yaitu perlunya normalisasi dan naturalisasi sungai. Ia hanya menggantungkan nasib warga Jakarta dalam keberuntungan. Dari hasil pengamatannya, ia mengklaim tidak ada progres yang dilakukan oleh Anies.

“Tetapi kita sudah cek sampai mana progres naturalisasinya, tidak ada,” ucap Ernest.

Melalui forum itu, Ernest juga memusatkan kritikannya pada beberapa kinerja Anies selama beberapa tahun belakangan. Seperti gelaran Formula E yang tidak ada dalam Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan pembangunan rumah DP 0 persen yang tidak sesuai target.

Baca Juga: PSI Kritik Formula E Terkesan Dipaksakan, Singgung Soal Banjir dan Macet

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait