SuaraBanten.id - Kuasa Hukum Anggiat Pasaribu, Clanse Pakpahan menjelaskan, awal-mula kejadiannya perselihannya dengan Keluarga Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.
Hal ini disampaikan langsung setelah memenuhi panggilan pihak kepolisian Polres Bandara Soetta, Rabu (23/11/2021).
Clase menjelaskan, ketika itu Anggiat baru tiba di Jakarta setelah melakukan perjalanan dari Bali.
Saat itu kondisi dari Anggiat sendiri sedang menahan pipisnya dan sakit giginya yang kumat.
Baca Juga:Ribut di Bandara dan Bawa Nama Jenderal, Anggiat Pasaribu Mengaku Khilaf
Lantaran menahan pipisnya, Anggiat terburu-buru hingga melangkahi koper dari keluarga Arteria Dahlan.
“Karena sesungguhnya keadaan ini bukan dibuat-buat tapi saya jelas kan pertama terlebih dahulu. Jadi kondisi selama ini ibu Anggiat pasaribu kebetulan pada saat perjalanan dari bali menuju ke jakarta kondisi giginya sedang kumat terus mungkin di pesawat nahan pipis ya,” katanya.
“Namanya perempuan toh, perempuan kalau sudah nahan sesuatu mungkin labil ininya enggak stabil (emosi) jadi kopernya ibu itu dilangkahi itulah jadi pemicu. Jadi enggk ada hal-hal lain,” tambahnya.
Clanse berharap kasus ini cepat selesai dan tidak saling menyerang kembali di kepolisian maupun media. Agar tidak menjadi kehobohan untuk seluruh Indonesia yang melihatnya.
“Jangan ada lagi saling menyenggol. Baik itu yang muda ataupun yang tua, yang berpangkat atau petani,” tuturnya.
Baca Juga:Cekcok dengan Ibu Arteria, Anggiat Pasaribu Berdalih Emosi Tak Stabil Gegara Sakit Gigi
Sebelumnnya diberitakan, Kuasa Hukum Anggiat Pasaribu, Clanse Pakpahan menyatakan pihaknya telah menyabut laporan kepolisian perihal pengancaman pihak Ibunda anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Hal ini disampaikan langsung, usai melakukan pemeriksaan di Polres Bandara Soetta, Kota Tangerang, Rabu (24/11/2021).
- 1
- 2