alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heboh 13 Warga Larangan Utara Keracunan Nasi Kotak, Polisi Turun Tangan

Hairul Alwan Minggu, 10 Oktober 2021 | 21:26 WIB

Heboh 13 Warga Larangan Utara Keracunan Nasi Kotak, Polisi Turun Tangan
Lurah Larangan Utara Iwan Subekti menjenguk warganya yang keracunan nasi kotak. [Istimewa]

Lurah Larangan Utara, Iwan Subekti membernarkan peristiwa warga Larangan Utara keracunan. Ia mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (9/10/2021) kemarin.

SuaraBanten.id - Sebanyak 13 warga Larangan Utara, Kota Tangerang keracunan makanan. Informasinya, belasan warga Larangan Utara keracunan nasi kotak.

Lurah Larangan Utara, Iwan Subekti membernarkan peristiwa warga Larangan Utara keracunan. Ia mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (9/10/2021) kemarin.

"Ada 3 (orang) dipuskesmas dan 10 (puskesmas) di bakti asih," kata Iwan saat dikonfirmasi, Minggu (10/10/2021).

Iwan menceritakan, awal mulanya ketika L membuat nasi kotak dan membagikan kepada tetangganya. Hal ini dilakukanya dalam rangka syukuran atas pernikahan adiknya.

Baca Juga: Suasana Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang

"Jadi adiknya nikah, Dia (Lina) masak sendiri. Dia buat bentuk rasa sukur, gak tau dia bahwa itu ada racun," tuturnya.

Iwan mengatakan, L membuat 30 box, namun hanya 28 nasi kotak yang dibagikan kepada tetangganya, sisanya diberikan keluarganya sendiri.

"Terus dibagikan ke 28 tetangganya, 2-nya dimakan sendiri, dimakan keluarganya," katanya.

Setelah kejadian itu, tim medis dan kepolisian mencoba menyelidiki kasus tersebut. Iwan menduga, bila keracunan itu berasal dari bumbu makanan tersebut.

"Tim medis cek (makanan) dan juga dibawa ke Polsek, sample bungkus. Cuma dugaan awal dari bumbu kadaluarsa yang beli di pasar lembang," kata Iwan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 10 Oktober 2021 Tangerang Banten

Secara terpisah, Kapolsek Ciledug, Kompol Poltar L Gaol membenarkan peristiwa itu, kini pihak telah mendalami kasus tersebut.

"Sedang kami dalami," kata Poltar.

Poltar juga mengatakan, ada beberapa orang yang diperiksa soal kasus tersebut. Namun, saat ditanya perihal berapa banyak diperiksa, ia belum bisa mengungkapkannya.

"Sudah diperiksa," tandasnya.

Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait