alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terduga Pelaku Penembakan Ustaz Pakai Jaket Ojol, Tiga Hari Duduk di Warung Dekat TKP

Hairul Alwan Minggu, 19 September 2021 | 10:51 WIB

Terduga Pelaku Penembakan Ustaz Pakai Jaket Ojol, Tiga Hari Duduk di Warung Dekat TKP
Ketua RW 05 Ahmad memberi kesaksian atas kejadian penembakan Ustaz Armand di Pinang. [Suara.com/ Muhammad Jehan Nurhakim]

"Jadi pelaku udah tiga hari duduk terus di warung. Orang (pelaku) beli Es, itu ada dua orangnya. Motornya diparkir kira-kira radius 20 meter," kata Ahmad.

SuaraBanten.id - Dua terduga pelaku penembakan Ustaz Armand alias Ustaz Alex pakai jaket ojol atau ojek online.

Kedua terduga pelaku penembakan ustaz itu sebelum insiden penembakan ustaz terlihat tiga hari berturut-turut duduk di warung dekat TKP atau tempat kejadian perkara. Hal tersebut diungkap Ketua RW 05 Ahmad saat diwawancara awak media, Minggu (19/9/2021).

Kata dia, ada dua pria duduk di dekat warung tepat beberapa meter dari tempat kejadian, Pelaku diduga mengenakan Jaket ojol atau ojek online.

"Jadi pelaku udah tiga hari duduk terus di warung. Orang (pelaku) beli Es, itu ada dua orangnya. Motornya diparkir kira-kira radius 20 meter," kata Ahmad saat ditemui di lokasi, Minggu (19/9/2021) dini hari.

Baca Juga: Pulang Salat Magrib, Ustaz Alex Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

"Saat kejadian, anak itu lihat pelaku dengan jaket baju hijau atau ojek online," tambahnya.

Ustaz Armand alias Ustaz Alex meninggal ditembak orang tak dikenal. [IST]
Ustaz Armand alias Ustaz Alex meninggal ditembak orang tak dikenal. [IST]

Ahmad juga mengungkap awal mula peristiwa penambakan Ustaz Alex itu. Kata dia, awalnya Ustaz Alex pulang dari salat magrib dengan anaknya (5) di Masjid Nurul Yaqin. Setelah anaknya masuk ke dalam rumah, terdengar suara seperti petasan. Ketika dilihat, ternyata ayahnya yang mengalami luka tembakan.

"Pas dia (anaknnya) masuk denger suara petasan. Terus (korban) teriak 'gua ditembak, gua kena tembak' anak itu lihat orang (pelaku) lari," kata Ahmad.

Setelah kejadian itu, korban langsung di larikan RS Mulya, Pinang, Kota Tangerang. Namun sayang nyawanya tak tertolong. Kini korban dibawa ke RSUD Tangerang untuk dilakukan otopsi.

"Korban meninggal di RS dengan keadaan kritis, karena banyak darah. Terus, karena permintaan polisi dan keluarga menyanggupi, kini korban dibawa RS Tangerang untuk dilakukan otopsi," tutupnya.

Baca Juga: Kesaksian RW Soal Penembakan Ustaz di Pinang: Pelaku Diduga Mengenakan Jaket Ojol

Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait