Orangtua Meninggal Karena Covid-19, 838 Anak di Tangerang Jadi Yatim Piatu

838 anak yatim piatu lantaran ditinggal orangtuanya meninggal usai terpapar Covid-19.

Hairul Alwan
Minggu, 29 Agustus 2021 | 11:07 WIB
Orangtua Meninggal Karena Covid-19, 838 Anak di Tangerang Jadi Yatim Piatu
ILUSTRASI anak yatim piatu- Tenaga kesehatan melepas kepulangan Aisyah Alusa dari Rumah Lawan COVID-19 tempat dia diisolasi dan dirawat di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (30/1/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

SuaraBanten.id - Korban meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Tangerang terbilang cukup banyak. Menurut data Covid19.tangerangkota.go.id (Website resmi Kota Tangerang) sebanyak 412 korban meninggal dunia akibat Covid-19.

Karena itu, 838 anak di Tangerang jadi yatim piatu. 838 anak yatim piatu lantaran ditinggal orangtuanya meninggal usai terpapar Covid-19.

Sebanyak 838 anak yatim piatu diungkapkan Kasi Data Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Tangerang, Arif Rahman.

Aisyah Alusa (kedua kanan) didampingi para tenaga kesehatan meninggalkan Rumah Lawan COVID-19 tempat dia diisolasi dan dirawat di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (30/1/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]
Aisyah Alusa (kedua kanan) didampingi para tenaga kesehatan meninggalkan Rumah Lawan COVID-19 tempat dia diisolasi dan dirawat di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (30/1/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

"Ratusan anak-anak yang menjadi yatim piatu (di Kota Tangerang)," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (28/8/2021).

Baca Juga:Mensos Siapkan Rp 24 Miliar bagi Anak Yatim Akibat Pandemi COVID-19

Arif mengatakan, ratusan anak yatim piatu itu tersebar di 13 kecamatan. Dirinya menambahkan, jumlah terbanyak di wilayah Ciledug dan untuk terendah di Benda.

"Di Ciledug ada 126 anak-anak yang kehilangan orang tuanya, (wilayah) Benda sebanyak 26 anak-anak," katanya.

Pemakaman jenazah Covid-19. [Berita Bali/Istimewa]
Pemakaman jenazah Covid-19. [Berita Bali/Istimewa]

Dalam kesempatannya, Arif mengungkapkan seorang bayi harus mengalami nasib sedih, karena ditinggal ibunya setalah dilahirkan. Diketahui sang ibu meninggal karena komplikasi dan terpapar Covid-19.

Ia menambahkan pihaknya akan berupaya membantu menekan kasus kematian orang tua ataupun anak akibat Covid-19.

"Dari ratusan anak yang terdata itu, semuanya di bawah 16 tahun. Bahkan, ada umur 9 bulan juga," tutupnya.

Baca Juga:Pemerintah Jakarta Siapkan Bansos untuk Anak Yatim dan Yatim Piatu

Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak