alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kelola Emosi Saat Berkendara Ditengah Puasa Ramadhan, Begini Caranya

Hairul Alwan Rabu, 21 April 2021 | 17:15 WIB

Kelola Emosi Saat Berkendara Ditengah Puasa Ramadhan, Begini Caranya
Ilustrasi berkendara saat puasa. (Motorcycle Island)

Konsentrasi dan emosi saat berkendara tentu perlu lebih dijaga lagi ketika puasa. Karena saat puasa terjadi perubahan jam tidur, jam makan, hingga perilaku pengguna jalan.

SuaraBanten.id - Berkendara sepeda motor saat menjalankan ibadah puasa tentu akan berbeda dengan berkendara di hari-hari biasa. Kelola emosi saat berkendara ditengah puasa Ramadhan tentu perlu dilakkukan.

Konsentrasi dan emosi saat berkendara tentu perlu lebih dijaga lagi ketika puasa. Karena saat puasa terjadi perubahan jam tidur, jam makan, hingga perilaku pengguna jalan.

Pengendara sepeda motor pun perlu ekstra kendali diri saat berkendara agar selamat dalam berkendara dan ibadah tetap lancar.

“Kemampuan mengendalikan emosi setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga kondisi tubuh yang fit selama berpuasa dan selalu utamakan keselamatan dalam berkendara," ujar Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).

Berikut beberapa tips dari AHM dalam berkendara selama melaksanakan ibadah puasa agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety :

1. Rencanakan perjalanan
Rencanakan perjalanan untuk mendapatkan rute dan waktu yang tepat sehingga dapat terhindar dari kemacetan dan emosi tetap terkontrol. Misalnya, mengantisipasi kondisi lalu lintas saat pulang kerja di bulan puasa yang sangat padat, karena banyak orang yang mengejar waktu agar dapat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Disney, Brand Kosmetik Lokal Ajak Wanita Berpikir Positif

2. Istirahat yang cukup
Sebagai antisipasi perubahan jam tidur, atur ulang waktu tidur untuk memastikan tidur tetap cukup.

Banyak orang yang merasakan kantuk luar biasa saat di bulan puasa yang tentunya dapat membuat pengendara lebih cepat lelah dan konsentrasi berkurang. Lakukan istirahat setelah satu sampai dua jam berkendara. Apabila rasa kantuk menyerang atau konsentrasi sudah menurun, segeralah beristirahat.

3. Atur asupan makanan
Guna antisipasi perubahan jam makan, tambahkan asupan bernutrisi tinggi seperti mengkonsumsi sayur, buah, vitamin dan memperbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi tubuh saat berkendara sehingga konsentrasi tetap terjaga.

4. Pemanasan sebelum berkendara
Selain meningkatkan respon saat berkendara, pemanasan dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kesiapan fisik untuk berkendara.

5. Fokus berkendara
Fokuskan energi untuk berkendara saat berkendara, sehingga konsentrasi dapat tetap terjaga dan berkendara aman.

Baca Juga: Hidup Lebih Berkualitas, Ini Cara Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Positif

6. Berpikir positif
Berpikir positif akan membantu dalam mengelola emosi sehingga konsentrasi berkendara tetap terjaga.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait