Sukses Beternak Puyuh, Ade Suplai 9 Ton Telur Kebutuhan Banten per Minggu

Ade yang memulai bisnis beternak puyuh sejak 2017 lalu kini bisa menyuplai setengah dari kebutuhan telur puyuh di Provinsi Banten.

Hairul Alwan
Jum'at, 16 April 2021 | 08:00 WIB
Sukses Beternak Puyuh, Ade Suplai 9 Ton Telur Kebutuhan Banten per Minggu
Lokasi ternak Burung Puyuh Ade Burhanudin [BantenNews.co.id]

SuaraBanten.id - Mantan Pegawai Negeri Sipil bernama Ade Burhanudin mungkin menjadi salah satu contoh yang bisa ditiru dalam hal membangun bisnis.

Bagaimana tidak, Ade yang memulai bisnis beternak puyuh sejak 2017 lalu kini bisa menyuplai setengah dari kebutuhan telur puyun di Provinsi Banten.

Untuk total suplay kebutuhan telur puyuh se-Banten berkisar 18 ton perminggu. Artinya sekira 9 ton kebutuhan telur puyuh di Banten dapat terpenuhi oleh Ade dan rekan-rekannya.

Meski telah sukses menjalani bisnis ternak puyuhnya, Ade terbilang tidak pelit berbagi ilmu berternak puyuh pada orang lain.

Baca Juga:Profil Jeff Smith, Artis Sinetron yang Tersandung Kasus Narkoba

Bagi warga Kota Serang dan sekitarnya yang tertarik untuk belajar dan memulai bisnis dengan cara beternak puyuh, Ade mempersilahkan untuk datang langsung ke peternakan puyuh milik Ade Burhanudin di Desa Sukalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Ade Burhanudin (44) salah seorang warga asli Desa Sulaksana ini memulai bisnis beternak puyuh sejak tahun 2017 dengan uji coba 5.000 ekor.

“Setelah 7 bulan uji coba, saya bisa menyimpulkan ini bisa lanjut makanya saya lanjutkan usaha ini sampai populasi puyuh sekarang 25.000 ekor,” ujarnya kepada BantenNews.co.id, Kamis (15/4/2021).

Pria yang pernah bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini mengungkapkan inspirasi untuk memulai usahanya dikarenakan permintaan telur puyuh yang tinggi di wilayah Banten namun penyuplaian telur puyuh dari wilayah Banten sendiri sangat kurang. Selain menjual telur puyuh, ia juga menjual bibit puyuh ke luar Banten yakni ke Sukabumi, Bogor, dan Bekasi.

“Saya merasa tertantang kebutuhan telur puyuh di Banten ini kan tinggi ya, tapi kebanyakan disuplai dari luar Banten. Sementara Banten sendiri kok tidak bergerak di ternak puyuh ini. Padahal potensi di sini lahan luas, SDM di sini banyak, kemudian industri yang menunjang ternak ada di sini. Pabrik pakan dan produsen obat-obatan ada di sini juga. Jadi kenapa tidak ternak puyuh,” ungkapnya.

Baca Juga:Mengintip Pekulahan Bekas Wudhu Para Wali di Masjid Kasunyatan

Ia menyebutkan setengah suplai telur puyuh di wilayah Banten khususnya untuk Cilegon, Serang, Pandeglang, Rangkasbitung, dan Tangerang saat ini disuplai dari usaha yang Ade dan mitra-mitranya jalani. Mitra-mitra yang ia bina tersebar di wilayah Banten yakni di Serang, Cilegon, dan Pandeglang.

“Karena tertantang itulah akhirnya saya terjun di ternak puyuh ini dan peluang pasar itu sampai sekarang ya bisa setengahnya sudah bisa disuplai dari saya dan teman-teman. Setengahnya lagi masih dari luar Banten,” ucapnya.

Rencananya ia bersama para mitranya akan menyuplai telur puyuh ke luar Banten jika suplai telur puyuh di Banten sudah memenuhi. Menurut Ade, saat ini kebutuhan telur puyuh di Banten bisa mencapai 18 ton per minggunya.

“Kalau Banten sudah terpenuhi dari produksi kita, baru kita suplai ke luar Banten,” katanya.

Puyuh jenis peksi yang ia ternakan biasanya dapat memproduksi telur puyuh sekitar 80-90 persen setiap harinya kemudian ia menjual telur puyuh tersebut tergantung dengan harga pasaran harian antara Rp25 ribu – Rp31 ribu per kilogramnya.

Usaha ternak puyuh yang ia jalani tidak selamanya berjalan mulus. Ade mengaku pernah mendapatkan kerugian hingga ratusan juta akibat puyuh yang ia ternakan mati pada tahun 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak