SuaraBanten.id - Terduga teroris ZA atau Zakiah Aini berpesan kepada anggota keluarganya melalu sebuh surat wasia yang ia buat sebelum melakukan aksi penyerangan Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) sore sekira pukul 16.30 WIB.
ZA berpesan kepada keluarganya untuk razin ibadah, dekati ustaz/ulama serta menonton kajian dakwah. Pesan itu tercantum dalam surat wasiat ZA yang ditulis sebelum melakukan aksi penyerangan.
"Pesan berikutnya untuk kaka agar dirumah cibubur jaga dede dan mama, ibadah kepada Allah dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai ajaran Islam, serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku mempunyai ilmu, dekati ustad/ulama, tonton kajian dakwah, tidak membanggakan kafir Ahok dan memakai hijab kak," katanya.
Diketahui, pelaku penyerangan Mabes Polri itu berdomisili di Jalan Lapangan Tembak, Kecamatan Ciracas, Kota Jakarta Timur, Jakarta.
Baca Juga:Terungkap! Penyerang Mabes Polri ZA Posting Bendera ISIS di Instagramnya
Beredarnya surat wasiat itu dibenarkan Lurah Kelapa Dua Wetan Sandy Adamsyah.
Sandy membeberkan bahwa surat wasiat itu dibuat oleh ZA dan ditemukan oleh pihak keluarga.
Surat wasiat itu, lanjut Sandy, ditemukan oleh keluarga pada Rabu siang.
"Tadi disampaikan kakak kandungnya bahwa ia membuat surat wasiat," kata Sandy saat diwawancara oleh Metro TV, Rabu malam.
Pihak keluarga ZA sempat bingung hendak melapor ke mana pasca menemukan surat wasiat itu.
Baca Juga:Mantan Terpidana Teroris Ungkap Ciri Fisik dan Pemikiran Terduga Teroris
Mereka sempat berniat untuk melaporkan surat wasiat itu ke Polres terdekat. Namun urung lantaran ZA sudah melakukan aksi di Mabes Polri.