facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anton Medan Ungkap Kehidupan Setelah Masuk Islam: Semua Ada Jawabannya

Andi Ahmad S Selasa, 16 Maret 2021 | 07:05 WIB

Anton Medan Ungkap Kehidupan Setelah Masuk Islam: Semua Ada Jawabannya
Anton Medan (ist)

Anton Medan meninggal dunia. Sebelum meninggal, Ramdhan Effendi atau Anton Medan ungkap kehidupan setelah masuk Islam.

SuaraBanten.id - Anton Medan meninggal dunia. Sebelum meninggal, Ramdhan Effendi atau Anton Medan ungkap kehidupan setelah masuk Islam.

Anton Medan meninggal dunia di kediamannya di kawasan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/3/2021).

Salah satu hal yang paling disoroti dari perjalanan hidup Anton Medan adalah saat ia memutuskan menjadi mualaf dan berpindah agama.

Seperti apa kisah mualaf Anton Medan selengkapnya? Simak artikel berikut!

Baca Juga: Mengenal Sosok Anton Medan Sebelum Meninggal

Anton Medan mengakui bahwa perubahan yang drastis dalam hidupnya didasarkan pada agama. Ia mengaku mempelajari berbagai agama, diantarnya Islam aliran Muhammadiyah dan NU. Lantaran merasa bahwa Islam merupakan agama terbaik, ia pun mantap untuk menjadi seorang mualaf.

“Karena agama. Saya waktu di Cipinang itu kan pertama saya belajar dengan orang Muhammadiyah kasus Priok tahun 84… Terakhir 4 tahun belajar di NU. Yang saya cari kan perbandingan agama mana yang menurut saya yang terbaik. Setelah saya tahu Islam yang terbaik, saya pilih Islam,” ujarnya dilansir dari kanal YouTube iNews Magazine.

Anton Medan mengemukakan bahwa dirinya ingin bertaubat dan menjadikan agama sebagai pedoman hidup.

“Hidayah itu macam-macam, ada karena kawin, ada karena lingkungan. Kalau saya memang bertobat saya ingin cari agama yang terbaik dan benar sebagai pedoman hidup.”

Menurut Anton Medan, Islam merupakan agama yang menyediakan segala jawaban atas persoalan hidup.

Baca Juga: Gisel Akan Jalani Sidang Video Syur, eks Zumi Zola Lepas Hijab

“Ketika saya hidup di dalam suatu agama Islam ya, semua ada jawabannya. Kesulitan apa pun ada jawabannya dalam Islam. Jadi, kata jiwa dan batin ketika saya Islam, saya bisa ekspresikan apa yang saya mampu.”

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait