Djameel menerangkan, salah satu alasan mengapa Ustadz Maaher di makamkan di atea Pesantren Daarul Quran, lantaran hubungan personal antara Ustadz Yusuf Mansyur dengan Ustadz Maaher.
"Karena memang waktu beliau (Ustadz Yusuf) sakit, almarhum sempat berkomunikasi beberapa kali dengan Kiai Yusuf. Kemudian mulai intens ketika beliau Ustadz Maaher di tahan. Jadi hubungan personal antara Kiai Yusuf denngan beliau," terangnya.
Djameel menuturkan, prosesi pemakaman direncanakan akan dilakukan pada pukul 11.00 WIB.
"Insya Allah rencananya pemakaman akan dilakukan pukul 11.00 WIB. Saat ini almarhum beserta rombongan infonya sudah dalam perjalan ke Daqu," tuturnya.
Baca Juga:Alasan Ustadz Maaher Dimakamkan Dekat Syekh Ali Jaber
Terkini, para proses penggalian liang kubur untuk Ustadz Maaher itu masih dalam proses. Ada sejumlah petugas pemakaman yang terlihat sedang berjibaku menggali liang kubur usai diguyur hujan pagi tadi.
Jenazah ustadz yang tejerat kasus ujaran Habib Luthfi bin Yahya itu bakal dimakamkan di dekat makam Syekh Ali Jaber di area pemakaman keluarga Daarul Quran.
Diketahui, Ustadz Maaher meninggal saat berada di Rutan Mabes Polri, Senin (8/2/2021). Dia menjalani masa tahanan usai terjerat kasus ujaran kebencian terhadap Habib Luthfi.
Pria kelahiran Medan berusia 28 tahun itu, dikenal sebagai seorang pendakwah yang aktif di media sosial. Mulai dari YouTube, Twitter hingga Instagram.
Sebelumnya, Ustadz Maaher sempat berseteru dengan sejumlah aktivis dan selebritis. Mulai dari Abu Janda atau Permadi Arya hingga Nikita Mirzani.
Baca Juga:Cerita Adik saat Dengar Kabar Ustadz Maaher Meninggal di Rutan Bareskrim
Sebelum meninggal, Ustadz Maaher sempat menjalani perwatan di RS Kramat Jati Polri karena menderita sakit asam lambung.