alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Pendaftaran Pasukan Cadangan Jadi Bagian Komunis, Ini Faktanya

M Nurhadi Senin, 25 Januari 2021 | 16:15 WIB

Viral Pendaftaran Pasukan Cadangan Jadi Bagian Komunis, Ini Faktanya
ILUSTRASI-Gladi bersih peringatan HUT ke-69 TNI di Dermaga Ujung, Komando Armada Kawasan Timur Indonesia TNI AL, Surabaya, Jatim, Sabtu (4/10). [Antara/M Risyal Hidayat]

Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono mengatakan, isu pendaftaran pasukan cadangan sebagai ide Komunis dari Bung Karno adalah hoaks.

SuaraBanten.id - Jagat maya Indonesia kembali diramaikan dengan sebuah pesan berantai melalui aplikasi pesan Whatsapp. Pasalnya, dalam pesan tersebut menyebutkan, adanya pendaftaran pasukan yang diklaim "pasukan cadangan komunis".

Melalui pesan berantai tersebut, tertulis judul "Pendaftaran Pasukan Cadangan Segera Dibuka, Akan Diberi Pangkat dan Uang Saku, Ini Syaratnya”.

Pesan tersebut kian meresahkan masyarakat lantaran terdapat narasi yang menyebutkan "Siapa yg mau bantah kalau ini adalah idenya komunisme yg dulu pernah diusulkan oleh Bung Karno sebagai Angkatan ke 5???”

Belakangan diketahui bahwa pesan berantai tersebut merupakan kabar bohong alias hoax. Melansir Bantenhits (jaringan Suara.com), disebutkan oleh Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono, isu pendaftaran pasukan cadangan sebagai ide Komunis dari Bung Karno adalah hoaks.

Baca Juga: Niat Balas Dendam ke Mantan, Wanita Ini Bikin Ngakak saat Beli Skincare

Sekedar informasi, narasi yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab tersebut berkaitan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) Untuk Pertahanan Negara.

Melalui Pasal 91 ayat (1) PP tersebut , dijelaskan bahwa Presiden berwenang mengerahkan warga negara dalam kepentingan pertahanan dan menjadi pasukan cadangan dibawah kendali Panglima TNI.

Dalam PP tersebut juga menjelaskan, pembentukan Komponen Cadangan (Korncad), mobilisasi, hingga pembinaan kesadaran bela negara, yang merupakan serangkaian upaya pertahanan negara guna mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman serta gangguan terhadap keutuhan negara.

Dengan adanya PP Nomor 3 Tahun 2021 tersebut, Juru bicara Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Kemenhan akan segera rnemulai proses sosialisasi pembentukan Komcad, proses rekrutmen dan pelatihannya oleh TNI.

Baca Juga: Viral Aksi Suami Pakaikan Lipstik Saat Istri Lahiran, Dipuji Warganet

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait