alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Masa Pandemi, iPhone Padukan Sensor Wajah dan Sidik Jari

RR Ukirsari Manggalani | Dicky Prastya Sabtu, 16 Januari 2021 | 21:00 WIB

Masa Pandemi, iPhone Padukan Sensor Wajah dan Sidik Jari
Ilustrasi in-display fingerprint (pemindai sidik jari di bawah layar). [Shutterstock]

Sensor biometrik dihapus dari jajaran iPhone kelas atas pada 2017. Namun kini difungsikan lagi, alasannya begini.

SuaraBanten.id - Dalam mengoperasikan iPhone, sensor pengenalan pengguna dan gawai yang paling familiar adalah sensor jari. Lantas sensor wajah. Sebutlah seperti pada iPhone 12 dengan serangkaian fitur penting seperti dukungan jaringan 5G dan bahasa desain diperbarui.

Namununtuk  seri iPhone berikutnya , seperti dilansir dari Phone Arena, Sabtu (16/1/2021),  Apple akan mengembalikan fitur Touch ID atau sensor sidik jari dalam format lebih modern.

Sebagaimana diketahui, sensor biometrik ini telah dihapus dari jajaran iPhone kelas atas pada 2017. Namun kini Apple akan melakukan pembaruan pada sensor dengan dengan bantuan teknologi pada layarnya.

Selain itu, Qualcomm juga baru saja mengumumkan perangkat sensor yang lebih besar. Hal ini memungkinkan Apple akan bekerja sama dengan perusahaan chipset tadi.

Baca Juga: Toyota Jadi Pemuncak Wholesales Mobil Baru di Pasar Nasional 2020

Fitur Touch ID atau sensor sidik jari dalam format lebih modern akan segera diterapkan untuk iPhone [Phone Arena].
Fitur Touch ID atau sensor sidik jari dalam format lebih modern akan segera diterapkan untuk iPhone [Phone Arena].

Sensor yang saat ini digunakan Apple adalah sensor wajah. Namun fitur ini dinilai kurang berguna di masa pandemi karena banyak pengguna iPhone mengenakan masker dan menutupi wajahnya.

Sensor wajah itu dikatakan tidak akan dihapus Apple. Sensor ini akan berdampingan dengan Touch ID di iPhone selanjutnya.

Lebih lanjut, teknisi Apple mengatakan bahwa perusahaan akan mengeluarkan jajaran iPhone 2021 sebagai seri S. Hal ini disebabkan ponsel generasi baru selanjutnya hanya mendapatkan perubahan kecil dari seri iPhone 12.

Minimnya perubahan juga disebabkan adanya pandemi COVID-19 yang mempersulit siklus pengembangan produk. Apple pun terpaksa menyerahkan pengembangan ponsel pada pekerja yang berbasis di China.

Baca Juga: Dari Pelatihan Online Daihatsu: Lahap Tanjakan, Manfaatkan Fitur Ini

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait