alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Singgung Wali Kota Surabaya, Cak Nun Doakan Kelak Presiden RI Anak Pelacur

Pebriansyah Ariefana | Hernawan Selasa, 12 Januari 2021 | 07:35 WIB

Singgung Wali Kota Surabaya, Cak Nun Doakan Kelak Presiden RI Anak Pelacur
Cak Nun soal masalah bangsa. (YouTube/Indonesia Lawyers Club)

Budayawan bernama lengkap Emha Ainun Nadjib itu menilai doa seorang pelacur lebih akan dikabulkan oleh Tuhan.

SuaraBanten.id - Cak Nun doakan presiden Indonesia adalah anak pelacur suatu saat nanti. Bicara pelacur ini, Cak Nun juga menyinggung Wali Kota Surabaya yang pernah diajak dirinya bersama-sama memberi pembekalan bagi para pelacur.

Budayawan bernama lengkap Emha Ainun Nadjib itu menilai doa seorang pelacur lebih akan dikabulkan oleh Tuhan.

Pembicaraan Cak Nun soal anak pelacur jadi presiden ini diungkapkan dalam tayangan video berjudul "Doa Seorang Pelacur" yang diunggah lewat kanal YouTube CakNun.com pada Minggu (10/1/2021).

"Teman-teman sekalian, saya sering datang ke tempat seperti itu dengan segala fitnahnya. Saya pernah sama kyai kanjeng pentas di tempat pelacuran terbesar se-Asia Tenggara yang namanya Dolly. Dan semua datang, para pelacur itu, untuk pertama kalinya mereka libur semalam," ungkap Cak Nun seperti dikutip Hops.id -- Jaringan suara.com.

Baca Juga: Viral Cerita Pramugara Pesawat Terbang Tanpa Penumpang Umum

"Saya mengatakan kepada mereka, saya datang ke sini bukan untuk mendukung pekerjaan anda. Saya datang ke sini untuk berunding, berapa tahun lagi anda butuh persiapan untuk ke luar dari sini," sambung dia.

Video Cak Nun 'Doa Seorang Pelacur' (YouTube/CakNun.com).
Video Cak Nun 'Doa Seorang Pelacur' (YouTube/CakNun.com).

Dalam tayangannya, Cak Nun juga mengaku sudah pernah mengajak Wali Kota Surabaya, Lembaga Swadaya Masyarakat, para kyai, dan pemuka agama untuk bersama-sama memberi pembekalan bagi para pelacur.

Menurutnya, hal itu sangat berguna untuk menjalani kehidupan baru para pelacur di kemudian hari. Sebab, kata Cak Nun pelacur bukan profesi yang bisa 'naik pangkat'.

Cak Nun dengan tegas mengatakan, para pelacur tidak memiliki jaminan untuk masa depan sehingga mereka harus mempersiapkan itu.

"(Pelacur-pelacur itu) harus ada perhitungan pasti bahwa tahun ke sekian, anda sudah mencapai stagnansi, dan pada saat itu anda sudah punya keterampilan kerja, anda sudah punya himpunan modal ada kadarnya untuk bisa memulai hidup yang baru," terang Cak Nun.

Baca Juga: Megah Banget! Viral Penampakan Minimarket Mirip Istana, Netizen Penasaran

Bagi segelintir orang, profesi sebagai pelacur memang dicap kotor. Meski begitu, Cak Nun berharap agar masyarakat bisa melihat pelacur sebagai hamba Allah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait