alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Pengantin Baru Korban Sriwijaya Air Hendak Syukuran ke Pontianak

M Nurhadi Senin, 11 Januari 2021 | 17:52 WIB

Cerita Pengantin Baru Korban Sriwijaya Air Hendak Syukuran ke Pontianak
Petugas memeriksa sejumlah barang yang diduga milik penumpang dan pramugari pesawat Sriwijaya Air yang ditemukan di sekitar perairan Pulau Laki, Senin.(Antara/Muhammad Zulfikar)

"Mudah-mudahan jasadnya ketemu supaya bisa, paling tidak kita bisa ketahui,"

SuaraBanten.id - Salah satu penumpang yang menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Sabtu (9/1/2021) lalu adalah warga Kota Pekanbaru, Riau, bernama Putri Wahyuni yang merupakan pengantin baru.

Saudara korban, Aulia Rizki saat dihubungi Antara, Senin (11/1/2021) mengatakan, Putri berada di pesawat tersebut bersama suaminya, Ikhsan Hakim yang berasal dari Kota Pontianak.

Sepasang pengantin tersebut menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tujuan Pontianak untuk melakukan tasyakuran sekaligus memohon doa selamat atas pernikahan mereka di rumah mertua, atau orangtua dari Ikhsan.

Aulia mengaku, keluarganya saat ini sudah pasrah dan hanya berharap jenazah keluarganya bisa ditemukan. Senin ini, keluarganya berangkat ke Jakarta untuk menyerahkan berkas-berkas dokumen serta DNA dari orangtua Putri yang bisa membantu proses identifikasi korban.

Baca Juga: 2 Penumpang Sriwijaya Air SJ182 yang Jatuh Pakai Identitas Palsu

"Kita akan bawa berkas-berkas seperti akte kelahiran, ijazah, dan data DNA orang tuanya langsung ke posko pencarian korban," katanya.

Ia menyebut, saat ini sudah ada keluarga yang berada di posko tersebut. Ia berharap pencarian terhadap jenazah adik dan iparnya bisa segera mendapat hasil terbaik.

"Mudah-mudahan jasadnya ketemu supaya bisa, paling tidak kita bisa ketahui," ujarnya.

Pesawat penumpang maskapai Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan penerbangan SJ-182 awalnya dikabarkan hilang kontak pada Sabtu (9/1). Pesawat kehilangan kontak ketika pesawat berada di atas ketinggian 10.000 kaki usai beberapa menit lepas landas.

Sejumlah benda-benda mlik korban dan belasan kantong jenazah berhasil dievakuasi dari pesawat nahas tersebut.  Jenazah akan diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan RS Polri yang telah melaksanakan pengumpulan data ante mortem yaitu pengumpulan data identifikasi korban. [Antara]

Baca Juga: Kakak Sepupu Kenang Capt Afwan: Alhamdulillah Aa Diapit Dua Bidadari Surga

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait