alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ribuan Nakes di Kabupaten Tangerang Siap Divaksin Covid-19

Husna Rahmayunita Sabtu, 02 Januari 2021 | 19:20 WIB

Ribuan Nakes di Kabupaten Tangerang Siap Divaksin Covid-19
Simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Abiansemal Badung. (ist)

Pemberian vaksin tahap pertama dimulai kepada para tenaga kesehatan (nakes)

SuaraBanten.id - Pemerintah mengumumkan pemberian vaksin Covid-19 tahap pertama telah dimulai Januari hingga April 2021. Hal itu dilakukan serentak di setiap kota dan kabupaten di Indonesia.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmidzi menyatakan pengumuman pemerintah tersebut serentak akan dilakukan di kota dan kabupaten.

"Iya pemberian vaksin tahun ini akan mulai berjalan semuanya kota/kabupaten termasuk Kabupaten Tangerang," ujarnya dihubungi SuaraBanten.id, Sabtu (2/1/2021).

Hendra melanjutkan, pemberian vaksin tahap pertama dimulai kepada para tenaga kesehatan (nakes). Menurutnya, itu sudah merupakan keputusan dari pemerintah pusat. 

Baca Juga: China Menyetujui Penggunaan Umum Vaksin Covid-19 Sinopharm

"Sudah ketentuannya nakes dulu diberikan vaksin.  Baru kemudian polisi, PNS, pegawai kereta api dan mungkin wartawan," sebutnya. 

Saat ini, Hendra menuturkan, data nakes yang sudah mendaftarkan vaksin tahap pertama di Kabupaten Tangerang jumlahnya sudah mencapai 7 ribu-an orang. 

Kedatangan vaksin 1.2 juta dosis Vaksin COVID-19 dari Sinovac, China. (Dok Humas Bio Farma)
Kedatangan vaksin 1.2 juta dosis Vaksin COVID-19 dari Sinovac, China. (Dok Humas Bio Farma)

"Data nakes di Kabupaten Tangerang yang mendaftar untuk divaksin itu 7 ribuan orang. Belum lagi tambah dengan nakes yang mendaftar di online," ungkapnya. 

"7 ribu orang itu mulai dari dokter, perawat hingga satpamnya yang berada di rumah sakit maupun puskesmas," sambungnya. 

Sama dengan pengumuman pemerintah pusat, Hendra menyebut, penerima vaksin yang telah mendaftarkan akan lebih dulu menerima pesan atau SMS untuk melakukan vaksin. 

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Global, Korsel Akan Produksi 150 Juta Vaksin Sputnik V

"Nakes yang akan divaksin tidak perlu datang ke tempatnya bekerja (puskesmas atau rumah sakit), tapi cukup datang puskesmas atau rumah sakit dekat tempat tinggalnya," tandasnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait